AKADEMIKAEKONOMI & BISNISHEADLINE

OJK Kalteng Edukasi Mahasiswa Hukum UPR tentang Keuangan Sehat

×

OJK Kalteng Edukasi Mahasiswa Hukum UPR tentang Keuangan Sehat

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Suasana PKKMB Fakultas Hukum UPR 2025/2026

PALANGKARAYA – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (KOJK) Provinsi Kalimantan Tengah memberikan edukasi keuangan kepada mahasiswa baru Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya (UPR) Tahun Akademik 2025/2026 dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Kamis, 14 Agustus 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin tahunan UPR yang bertujuan memfasilitasi mahasiswa baru dalam proses transisi dari jenjang sekolah menengah ke perguruan tinggi dengan sistem dan budaya akademik yang berbeda.

Melalui PKKMB, mahasiswa dikenalkan pada sistem pendidikan tinggi, kurikulum program studi, kebijakan terbaru, serta implementasi konsep Merdeka Belajar–Kampus Merdeka yang kini bertransformasi menjadi Kampus Berdampak.

Selain aspek akademik, kegiatan ini juga menekankan pentingnya literasi keuangan, mencakup pengelolaan uang saku, penyusunan anggaran bulanan, hingga pola hidup hemat dan perencanaan investasi sejak dini.

Baca Juga  Freddy Ering Dorong Inovasi untuk Tingkatkan PAD Kalteng

Asisten Manajer Senior Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen KOJK Kalteng, R. Arvin Jazmi Adhyaksa, hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut.

“Mahasiswa perlu membangun kebiasaan finansial yang baik sejak dini, karena pengelolaan keuangan yang bijak adalah kunci kemandirian dan keberhasilan di masa depan,” ujar Arvin, Kamis (14/8/2025).

Materi yang dibawakan mencakup pengenalan produk dan layanan jasa keuangan, peran strategis OJK, serta upaya pencegahan terhadap praktik keuangan ilegal yang marak terjadi di era digital.

Arvin juga memberikan panduan praktis mengenai perencanaan anggaran, strategi menabung dan berinvestasi, serta cara menghindari utang konsumtif yang sering membebani mahasiswa.

Kegiatan diakhiri dengan diskusi interaktif, di mana mahasiswa bisa langsung bertanya mengenai tips mengatur uang saku, menghindari utang konsumtif, hingga strategi memulai investasi kecil.

Baca Juga  Agustiar Sabran Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan di Pemimpin Daerah Award 2025

“Dengan bekal literasi keuangan yang baik, mahasiswa tidak hanya mampu mengelola keuangannya sendiri, tetapi juga dapat memberi kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi bangsa,” tandas Arvin. (Red/OJK)

+ posts