banner 468x60
HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Pemko Palangka Raya Salurkan Bantuan Bedah Rumah Tahun 2025

FOTO Ist.: Suasana penyerahan bantuan rehabilitasi rumah usai upacara HUT ke-80 RI di Halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya
banner 468x60

PALANGKARAYA – Dalam momentum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Palangka Raya menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan rumah terdampak bencana tahun 2025 melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkimtan).

Ketua TP PKK Kota Palangka Raya, Avina Fairid Naparin menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut usai Upacara Pengibaran Bendera di Halaman Kantor Wali Kota, Minggu (17/8/2025).

banner 300x600

Avina menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. “Rumah yang layak akan memberi dampak besar bagi kehidupan keluarga. Kami berharap program ini benar-benar bermanfaat bagi warga penerima dan dapat menjadi penyemangat baru dalam menata kehidupan,” ujarnya, Minggu (17/8/2025).

Kepala Disperkimtan Kota Palangka Raya, Sumarsono menambahkan bahwa rehabilitasi rumah tidak hanya sebatas membangun dinding dan atap, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan martabat masyarakat.

Baca Juga  Ekspose Rencana Tenaga Kerja Palangka Raya 2025-2029 Resmi Dibuka

“Program ini adalah bentuk nyata perhatian Pemko Palangka Raya, yang sekaligus mendukung program nasional 3 juta rumah. Selain itu, diharapkan mampu mempersempit kesenjangan, menekan angka stunting, mengurangi kemiskinan, serta mengatasi persoalan perumahan dan permukiman secara menyeluruh,” jelasnya.

Ia menerangkan, sepanjang tahun 2025 terdapat penerima manfaat yang terbagi dalam dua kategori utama, yakni rehabilitasi rumah terdampak bencana dan bedah rumah. Prosesnya juga melibatkan sinergi dengan Polresta Palangka Raya serta Kodim 1016 Palangka Raya.

Kolaborasi lintas lembaga tersebut dipandang sebagai kunci sukses pelaksanaan program. Menurut Sumarsono, pemerintah daerah tak mungkin bekerja sendirian dalam menekan jumlah RTLH.

“Kolaborasi dengan Polresta dan Kodim menunjukkan bahwa program ini tidak berjalan sendiri. Gotong royong dan sinergi adalah kunci untuk menekan jumlah RTLH di Kota Palangka Raya sekaligus mewujudkan hunian layak yang sehat, aman, dan bermartabat,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan rumah harus dimaknai lebih luas, yakni sebagai instrumen untuk mencetak generasi yang lebih berkualitas di masa mendatang.

Baca Juga  Edukasi Kesehatan Gigi Wujud Nyata Kepedulian PDGI

“Kami ingin program bantuan rumah ini menjadi awal dari kehidupan baru yang lebih baik, tempat lahirnya generasi sehat, sejahtera, dan berdaya saing. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis Palangka Raya dapat menjadi kota yang lebih layak huni dan berkeadilan bagi seluruh warganya,” tandas Sumarsono. (Red/Adv)

+ posts
banner 300250
banner 468x60
Exit mobile version