HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Pemprov Kalteng Gelar Sidak Pangan, Pastikan Harga Terkendali Jelang HBKN 2025

64
×

Pemprov Kalteng Gelar Sidak Pangan, Pastikan Harga Terkendali Jelang HBKN 2025

Sebarkan artikel ini
Sidak pasar yang dilakukan oleh Pemprov Kalteng.

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) kembali melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) serta perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, pada Selasa (9/12/2025).

Sidak dipimpin Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, bersama unsur Forkopimda dan sejumlah instansi terkait.

Dalam tinjauannya, Yuas Elko menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat agar pemerintah daerah memastikan stabilitas harga dan kecukupan pasokan bahan pokok.

Salah satu komoditas yang menjadi sorotan adalah cabai, yang mengalami kenaikan cukup signifikan.

“Harga cabai naik hingga menyentuh Rp110.000 per kilogram dari sebelumnya Rp60.000–80.000. Kenaikan ini dipengaruhi kondisi cuaca serta distribusi barang dari luar daerah,” katanya.

Meski terdapat kenaikan pada komoditas tertentu, Yuas memastikan bahwa stok pangan strategis lainnya, terutama beras, berada pada kondisi yang aman.

Stok beras di Bulog Kalteng saat ini mencapai 15.135 ton dan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan. Pada Januari 2025, tambahan sekitar 12.000 ton juga akan masuk untuk memperkuat cadangan.

Ia menegaskan bahwa koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terus dilakukan untuk mengantisipasi gejolak harga.

Pemprov Kalteng juga rutin melaksanakan pasar penyeimbang, pasar murah, serta operasi pasar dalam rangka menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Baca Juga  Diskominfo dan KIM Palangka Raya Berbagi Takjil, Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat

Terkait LPG 3 kg, Yuas mengingatkan bahwa harga resmi di pangkalan adalah Rp22.000. Ia meminta masyarakat mewaspadai penjualan di atas harga standar dan mendorong pengawasan lebih ketat di lapangan.

Sementara itu, Kepala Bulog Kalteng, Budi Sultika, memastikan ketersediaan beras di daerah dalam keadaan aman dan stabil.

Dengan pasokan 15.135 ton yang tersebar pada sembilan titik gudang, ia menilai tingkat inflasi daerah tidak dipengaruhi oleh pergerakan harga beras.

“Ini menunjukkan posisi kita surplus beras hingga enam bulan mendatang,” ujarnya.

Bulog juga akan kembali menyerap gabah petani pada Maret mendatang bersama TNI dan Polri. Saat ini, rata-rata penyaluran beras mencapai 35 ton per hari atau sekitar 1.000 ton setiap bulan.

Meski penyerapan gabah sempat terkendala cuaca, Budi menyebut dampak positif akan terlihat saat memasuki musim panen Maret nanti.

Pemantauan dilakukan di beberapa lokasi, termasuk Pasar Besar, Jalan Ahmad Yani, penjual LPG di Jalan Ahmad Yani, Pasar Kahayan, dan Gudang Bulog di Jalan Tjilik Riwut km 3.

Melalui pemantauan rutin ini, Pemprov Kalteng berharap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok terus terjaga, sehingga masyarakat dapat menyambut HBKN dan Nataru 2025 dengan lebih tenang. (red/adv)

Baca Juga  UPR Gelar Pelatihan Calon Pengawas UTBK SNBT 2025
+ posts