PALANGKA RAYA – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Palangka Raya (FISIP UPR) memperingati Dies Natalis ke-14 Tahun dengan menggelar kegiatan syukuran di Halaman Halmahera FISIP UPR, Kamis, 22 Januari 2026 pagi.
Peringatan ini menjadi penanda perjalanan institusi sejak berdiri secara resmi pada 7 Januari 2012 lalu.
Dies Natalis dimaknai sebagai refleksi dan evaluasi atas kontribusi FISIP UPR dalam pengembangan ilmu sosial dan politik di Kalimantan Tengah serta Indonesia secara umum.
Dekan FISIP UPR, Prof. Bhayu Rhama, S.T., MBA., Ph.D., menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif membangun FISIP UPR.
“Capaian yang kita raih hari ini merupakan hasil kerja bersama yang konsisten dan penuh dedikasi. Setiap peran, sekecil apa pun, menjadi bagian penting dalam perjalanan FISIP UPR,” ujarnya, Kamis (22/01/2026).
Ia menekankan pentingnya kesiapan civitas akademika menghadapi perubahan global melalui peningkatan kapasitas keilmuan dan adaptasi teknologi.
“FISIP UPR harus terus bertransformasi menjadi pusat pengembangan ilmu yang relevan dengan kebutuhan zaman, namun tetap berlandaskan nilai akademik dan kearifan lokal,” katanya.
Komitmen FISIP UPR, lanjut Prof. Bhayu, adalah mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan integritas.
Wakil Rektor Bidang Akademik UPR, Dr. Natalina Asi, MA., yang mewakili Rektor UPR, mengungkapkan kebanggaannya terhadap perkembangan FISIP UPR.
“Saya memiliki kedekatan emosional dengan FISIP UPR karena pernah dipercaya memimpin fakultas ini. Perkembangannya saat ini patut diapresiasi,” ujarnya.
Natalina menyebut tingginya animo masyarakat, termasuk pada program RPL, sebagai indikator kepercayaan publik.
“Kepercayaan ini harus dijawab dengan kualitas lulusan yang unggul dan berdaya saing,” tegasnya.
Ia menambahkan, banyaknya aparatur pemerintah yang menempuh pendidikan di FISIP UPR menuntut tanggung jawab institusi menjaga mutu dan nama baik perguruan tinggi.
“Kita bertanggung jawab melahirkan SDM siap kerja yang profesional dan berkarakter,” imbuhnya.
Asisten Ekobang Setda Kalteng, Herson B Aden, menyampaikan dukungan Gubernur Kalteng terhadap penguatan SDM lokal.
“Pemprov Kalteng terus berupaya memperluas akses pendidikan tinggi sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan,” katanya.
Ia menyebutkan, alokasi bantuan UKT bagi 10.000 mahasiswa, pada tahun 2026 sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah. (Red/Adv)



















