HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Evaluasi MBG di Palangka Raya, BGN Tegaskan Komitmen Jaga Standar Gizi dan Akuntabilitas

21
×

Evaluasi MBG di Palangka Raya, BGN Tegaskan Komitmen Jaga Standar Gizi dan Akuntabilitas

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya untuk menjaga standar gizi, tata kelola, serta akuntabilitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Tengah.

Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pengarahan dan Evaluasi Program MBG kepada Kasatpel, yayasan, dan mitra pelaksana yang berlangsung di M Bahalap Hotel, Palangka Raya, Kamis (22/1/2026).

Kegiatan ini dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo, serta jajaran pejabat BGN dan para pemangku kepentingan terkait.

Evaluasi dilaksanakan untuk memastikan seluruh proses, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan, berjalan sesuai dengan petunjuk teknis dan regulasi yang berlaku.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melalui Wakil Gubernur Edy Pratowo menyampaikan bahwa program MBG memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi muda di Bumi Tambun Bungai.

“Program MBG merupakan wujud kepedulian pemerintah dalam memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang. Ini sejalan dengan visi pembangunan daerah untuk menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas sebagai modal utama pembangunan ke depan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya konsistensi pelaksanaan di lapangan agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal.

Baca Juga  GOW Katingan Satukan Organisasi Perempuan untuk Bangun Daerah

Seluruh pihak pelaksana diminta menjaga kualitas bahan pangan, kebersihan proses pengolahan, serta ketepatan distribusi agar tidak terjadi penurunan mutu layanan.

“Melalui evaluasi ini, kita ingin memastikan standar gizi yang telah ditetapkan benar-benar diterapkan dan tidak mengalami penyimpangan. Program harus berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran,” tambahnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Letjen TNI (Purn) Dadang Hendrayudha, menegaskan bahwa penguatan tata kelola dan kepatuhan terhadap juknis menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan MBG secara nasional.

Ia mendorong adanya koordinasi yang solid antara pemerintah pusat, daerah, serta mitra pelaksana guna menjaga transparansi dan akuntabilitas.

Menurutnya, pengawasan berkelanjutan perlu dilakukan agar potensi kendala di lapangan dapat segera diidentifikasi dan ditangani. Dengan demikian, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak di Kalimantan Tengah. (red/adv)

+ posts