PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Sengkon, menekankan pentingnya fokus pada kualitas dan konsistensi produk bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu naik kelas dan bertahan di tengah persaingan pasar yang kian kompetitif.
Ia menyebutkan, UMKM merupakan salah satu pilar utama perekonomian daerah yang memiliki kontribusi besar dalam penyerapan tenaga kerja.
Namun, untuk berkembang lebih jauh, pelaku UMKM perlu memastikan produknya memiliki standar kualitas yang baik dan konsisten.
“Konsistensi kualitas sangat penting. Konsumen tidak hanya melihat sekali, tetapi akan menilai dari pengalaman berulang. Jika kualitas terjaga, kepercayaan akan terbentuk dan itu menjadi modal besar untuk berkembang,” katanya, Selasa (7/4/2026).
Sengkon menjelaskan, menjaga kualitas produk dapat dilakukan dengan memperhatikan setiap tahapan produksi, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga pengemasan.
Selain itu, aspek kebersihan dan standar keamanan produk juga harus menjadi perhatian utama.
Ia juga mendorong UMKM untuk terus meningkatkan kapasitas melalui pelatihan dan pendampingan yang disediakan Pemprov dan instansi terkait.
Dengan adanya pembinaan tersebut, diharapkan pelaku usaha dapat memahami standar produksi yang baik serta strategi pemasaran yang efektif.
Tidak kalah penting, lanjutnya, pemanfaatan teknologi menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga konsistensi produksi dan memperluas akses pasar.
Digitalisasi dinilai mampu membantu UMKM menjangkau konsumen lebih luas sekaligus meningkatkan efisiensi usaha.
Dengan komitmen terhadap kualitas dan konsistensi, UMKM di Kalteng diharapkan mampu berkembang lebih pesat dan bersaing di pasar yang lebih luas. (dam)











