JAKARTA – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Persiapan Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN)-Barat 2026 yang diselenggarakan oleh Panitia Seleksi Mandiri Konsorsium Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) Wilayah Barat. Kegiatan tersebut berlangsung pada 28–29 Maret 2026 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.
FGD ini diikuti para rektor serta wakil rektor bidang akademik dari berbagai perguruan tinggi negeri yang tergabung dalam konsorsium SMMPTN-Barat. Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk menyatukan persepsi serta memperkuat koordinasi dalam rangka menyukseskan pelaksanaan seleksi mandiri tahun mendatang.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai aspek teknis dan kebijakan dibahas secara mendalam. Mulai dari penyusunan Prosedur Operasional Baku (POB), mekanisme seleksi, hingga penguatan koordinasi antar perguruan tinggi peserta menjadi fokus utama diskusi. Seluruh peserta terlibat aktif dalam memberikan masukan guna memastikan sistem seleksi berjalan optimal.
Kehadiran Rektor UPR dalam forum ini mencerminkan komitmen institusi dalam mendukung sistem penerimaan mahasiswa baru yang transparan, akuntabel, dan berdaya saing. Partisipasi tersebut juga menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antar perguruan tinggi negeri di wilayah Barat Indonesia.
Melalui forum ini, diharapkan pelaksanaan SMMPTN-Barat 2026 dapat memberikan kesempatan yang lebih adil bagi calon mahasiswa untuk mengakses pendidikan tinggi negeri, sekaligus meningkatkan kualitas proses seleksi secara menyeluruh.
Di sela rangkaian kegiatan FGD, turut dilaksanakan agenda serah terima jabatan Ketua BKS-PTN Barat. Momen ini menjadi bagian penting dalam kesinambungan kepemimpinan organisasi yang menaungi kerja sama antar perguruan tinggi tersebut.
Suasana haru sekaligus penuh semangat kolaborasi mewarnai prosesi perpisahan Ketua BKS-PTN Barat sebelumnya, Prof. Dr. Ir. Marwan, yang telah menyelesaikan masa baktinya. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota atas dukungan selama masa kepemimpinannya.
“Saya berharap BKS terus berkembang dan mampu menjawab berbagai tantangan ke depan,” ujarnya, baru-baru ini.
Ia menekankan pentingnya menjaga sinergi antar perguruan tinggi sebagai kunci utama dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi yang terus berkembang. Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan menjadi fondasi bagi kemajuan bersama.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan Ketua BKS-PTN Barat yang baru, yakni Rektor UPR, Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., IPU. Prosesi berlangsung khidmat dan disaksikan oleh seluruh peserta yang hadir dalam forum tersebut.
Dalam sambutan perdananya, Prof. Salampak menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program kerja yang telah dirintis sebelumnya. Ia juga menegaskan kesiapan menghadirkan inovasi baru guna memperkuat peran BKS-PTN Barat ke depan.
“Ini adalah amanah besar yang saya emban. Saya siap melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dan membawa BKS menjadi lebih progresif serta kolaboratif,” ungkapnya.
Ia menilai, tantangan pendidikan tinggi ke depan membutuhkan pendekatan yang adaptif dan sinergis antar institusi. Oleh karena itu, BKS-PTN Barat diharapkan mampu menjadi wadah strategis dalam merumuskan kebijakan bersama yang berdampak luas.
Dengan terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan ini, BKS-PTN Barat diharapkan semakin solid di bawah kepemimpinan baru. Organisasi ini juga diharapkan mampu menjawab berbagai agenda strategis, termasuk menyukseskan pelaksanaan SMMPTN-Barat 2026 secara optimal dan berintegritas. (Red/Adv)










