AKADEMIKAHEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

UPR Gelar Prosesi Penghormatan Terakhir Untuk Rektor Napa Awat

×

UPR Gelar Prosesi Penghormatan Terakhir Untuk Rektor Napa Awat

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar prosesi pelepasan dan penghormatan terakhir bagi almarhum Drs. Napa J. Awat, S.U., yang pernah menjabat sebagai Rektor UPR periode 2001–2005. Kegiatan berlangsung khidmat di halaman Rektorat UPR dan dihadiri jajaran pimpinan universitas, sivitas akademika, tenaga kependidikan, purna tugas, tokoh masyarakat, serta keluarga besar almarhum.

Prosesi tersebut menjadi bentuk penghormatan institusi atas jasa dan pengabdian almarhum selama memimpin dan membangun UPR. Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara penghormatan yang dipimpin langsung oleh Rektor UPR, diikuti pimpinan fakultas, lembaga, serta unit penunjang akademik.

Dalam suasana penuh haru, seluruh peserta mengikuti doa bersama sebagai ungkapan penghormatan dan doa terbaik bagi almarhum. Kehadiran berbagai elemen kampus dan masyarakat mencerminkan besarnya penghargaan terhadap sosok yang dikenal memiliki dedikasi tinggi di dunia pendidikan.

Rektor Universitas Palangka Raya, Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., IPU, menyampaikan duka cita mendalam sekaligus apresiasi atas kontribusi besar almarhum selama masa kepemimpinannya.

“Almarhum Napa J. Awat, S.U. adalah sosok pemimpin visioner yang telah meletakkan dasar-dasar penting bagi pengembangan Universitas Palangka Raya. Dedikasi, integritas, dan komitmen beliau dalam memajukan pendidikan tinggi di Kalimantan Tengah akan selalu menjadi teladan bagi kita semua,” ujar Rektor, baru-baru ini.

Baca Juga  Ringankan Beban Masyarakat, Sedulur ASRI Siapkan Sarapan Gratis

Ia menambahkan, berbagai capaian yang dirintis almarhum saat menjabat sebagai rektor menjadi fondasi strategis dalam penguatan kelembagaan UPR hingga saat ini. Kontribusi tersebut mencakup peningkatan kualitas akademik serta pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.

Menurutnya, warisan pemikiran dan kebijakan almarhum tidak hanya berdampak pada masa kepemimpinan saat itu, tetapi juga terus menjadi pijakan penting dalam perjalanan UPR ke depan sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkembang.

Perwakilan keluarga almarhum turut menyampaikan rasa terima kasih atas penghormatan yang diberikan oleh pihak universitas. Keluarga menilai prosesi tersebut sebagai bentuk perhatian dan penghargaan yang sangat berarti.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Universitas Palangka Raya atas penghormatan dan perhatian yang diberikan kepada almarhum. Semoga segala kebaikan beliau menjadi amal ibadah yang diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ungkap perwakilan keluarga.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pelepasan jenazah secara resmi yang dipimpin oleh Rektor UPR. Seluruh peserta memberikan penghormatan terakhir sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan keteladanan almarhum selama berkarya.

Baca Juga  DPRD Kalteng Soroti Performa BUMD, Dorong Gubernur Maksimalkan Potensi Ekonomi Daerah

Momen tersebut menjadi simbol penghormatan mendalam dari keluarga besar UPR terhadap sosok pemimpin yang telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi, khususnya di Kalimantan Tengah.

Universitas Palangka Raya juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya almarhum, seraya mendoakan agar seluruh amal ibadah dan pengabdian beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

Prosesi penghormatan ini menegaskan bahwa dedikasi dan keteladanan almarhum akan terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam membangun dunia pendidikan yang lebih baik. (Red/Adv)

+ posts