DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINEPEMKAB KATINGANPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Aspirasi Desa Hyang Bana Fokus Air Bersih dan Rehabilitasi Rumah Ibadah

×

Aspirasi Desa Hyang Bana Fokus Air Bersih dan Rehabilitasi Rumah Ibadah

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh

KASONGAN – Reses perseorangan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh (FDA), pada masa persidangan II Tahun Sidang 2026 di Desa Hyang Bana, Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan, menjadi momentum penting bagi pemerintah desa untuk menyampaikan berbagai kebutuhan prioritas.

Kegiatan yang berlangsung di rumah Kepala Desa Hyang Bana tersebut dihadiri oleh perangkat desa dan masyarakat yang menyampaikan langsung berbagai persoalan mendasar di wilayahnya.

Kepala Desa Hyang Bana mengusulkan sejumlah program yang dinilai mendesak untuk segera direalisasikan, di antaranya penimbunan area pemakaman yang selama ini rawan banjir.

Ia menjelaskan bahwa kondisi makam yang sering tergenang air tidak hanya mengganggu, tetapi juga menjadi persoalan serius bagi masyarakat dalam menjaga kelayakan tempat pemakaman.

“Kami mengusulkan penimbunan makam di Desa Hyang Bana karena kondisi saat ini rawan banjir, sehingga sangat dibutuhkan penanganan agar area tersebut tetap layak dan tidak tergenang saat musim hujan,” ujarnya, baru-baru ini.

Selain itu, ia juga menyoroti kebutuhan akan ketersediaan air bersih yang hingga kini masih menjadi persoalan utama bagi warga desa.

Baca Juga  Legislator Milenial DPRD Kalteng ini Mengingatkan Warga Mewaspadai Dampak Banjir

Menurutnya, masyarakat masih bergantung pada pasokan air dari daerah Kereng Pangi maupun Kasongan dengan tarif sekitar Rp10.000 per galon, yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Ketersediaan air bersih sangat kami harapkan, karena sampai sekarang warga masih membeli air dari luar desa dengan biaya yang cukup memberatkan,” katanya.

Tak hanya itu, Kepala Desa juga mengusulkan rehabilitasi bangunan rumah ibadah yang ada di Desa Hyang Bana, meliputi balai Hindu, gereja, dan masjid, agar dapat digunakan dengan lebih nyaman oleh masyarakat.

Ia menilai, kondisi beberapa fasilitas ibadah sudah memerlukan perbaikan guna menunjang kegiatan keagamaan warga yang cukup aktif.

Selain aspek tersebut, kebutuhan akan penerangan jalan umum juga menjadi perhatian, mengingat minimnya lampu jalan yang berdampak pada keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama pada malam hari.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Faridawaty Darland Atjeh menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian dan akan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada di DPRD.

Baca Juga  OJK Perkuat Peran Media Kawal Literasi Keuangan Digital

Ia menegaskan bahwa kebutuhan dasar seperti air bersih, infrastruktur pemakaman, rumah ibadah, serta penerangan jalan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, usulan yang disampaikan pemerintah desa menunjukkan adanya perencanaan yang terarah dan berbasis kebutuhan riil masyarakat.

Ia juga mengapresiasi peran aktif pemerintah desa dalam menyampaikan aspirasi secara langsung, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan ke depan.

Dengan adanya reses ini, diharapkan berbagai kebutuhan prioritas masyarakat Desa Hyang Bana dapat segera mendapatkan perhatian dan tindak lanjut dari instansi terkait, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih merata dan berkelanjutan. (Red/Adv)

+ posts