HEADLINENASIONALPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Laporan Warga Bantu Petugas Padamkan Api Lebih Cepat

42

PALANGKA RAYA – Respons cepat terhadap laporan masyarakat kembali menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Petugas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah bersama unsur Kodam TNI AD dan TSAK Kecamatan Jekan Raya bergerak menangani titik api di Jalan Tjilik Riwut Km 10, sekitar Bereng Kalingu Garden, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya.

Titik api tersebut diketahui setelah petugas menerima laporan dari masyarakat melalui aplikasi WhatsApp sekitar pukul 10.39 WIB. Menindaklanjuti informasi itu, tim langsung menuju lokasi dengan membawa sarana dan peralatan pemadaman untuk mencegah api meluas ke area sekitarnya.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melalui Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah Agustan Saining mengatakan, setiap informasi mengenai kebakaran harus segera ditindaklanjuti karena kecepatan respons menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah karhutla berkembang lebih luas. “Setiap laporan yang masuk harus segera direspons. Jangan sampai api yang awalnya kecil berkembang dan sulit dikendalikan. Kecepatan petugas di lapangan menjadi salah satu kunci,” ucapnya baru-baru ini.

Dalam operasi pemadaman tersebut, petugas mengerahkan satu unit mobil tangki Water Supply berkapasitas 5.000 liter milik Dalkarhutla Dishut Kalteng. Sejumlah peralatan pendukung, seperti Y Connector, selang tembak, nozzle spray, handy talky, dan telepon seluler, juga digunakan untuk mendukung kelancaran penanganan di lapangan.

Baca Juga  Kunjungi Barito Utara, Pangdam XII/Tanjungpura Pastikan Keamanan PSU Didukung Penuh Gubernur Kalteng

Kondisi lahan yang terbakar berupa semak belukar dan pakis-pakisan di kawasan tanah gambut membuat petugas melakukan penanganan secara menyeluruh. Selain memadamkan api, tim juga membatasi penjalaran serta melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi kembali menyala.

“Berkat respons cepat dan kerja bersama seluruh personel, api berhasil dipadamkan hingga kondisi dinyatakan padam total. Luas area yang berhasil dipadamkan tercatat sekitar 0,01 hektare,” tambahnya.

Penanganan kebakaran berlangsung dalam waktu singkat setelah laporan diterima masyarakat. Petugas segera melakukan upaya pemadaman dan menyelesaikan seluruh kegiatan penanganan di lokasi pada pukul 10.51 WIB.

Agustan menegaskan, kesiapsiagaan seluruh personel harus terus dipertahankan mengingat potensi kebakaran dapat terjadi sewaktu-waktu. Menurutnya, setiap laporan mengenai asap maupun titik api tetap harus menjadi perhatian dan segera ditindaklanjuti oleh petugas.

“Semangat dan kesiapsiagaan petugas harus terus dijaga. Kita tidak boleh lengah. Sekecil apa pun laporan kebakaran, tetap harus ditindaklanjuti dengan cepat,” lanjutnya.

Baca Juga  OJK Kalteng Bersama Pemkab Kobar Berikan Literasi Keuangan bagi Pelaku UMKM di Perhelatan KOBAR EXPO 2024

Ia juga menilai partisipasi masyarakat memiliki peran besar dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian karhutla, terutama melalui penyampaian informasi awal kepada petugas. “Peran masyarakat sangat penting. Kalau melihat ada asap atau titik api, segera laporkan. Informasi cepat dari masyarakat membantu petugas melakukan penanganan lebih cepat,” tandas Agustan. (Red/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts
Exit mobile version