PALANGKA RAYA – Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Konsorsium Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) tahun 2026 resmi dibuka melalui soft launching yang digelar secara daring, baru-baru ini.
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui aplikasi Zoom Meeting dan disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube, Instagram, serta Facebook resmi SMMPTN-Barat 2026. Acara diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari unsur pimpinan perguruan tinggi, tenaga pendidik, hingga calon mahasiswa.
Soft launching yang dimulai pukul 15.00 WIB itu dihadiri pengurus BKS-PTN Barat, pimpinan SMMPTN-Barat 2026, kelompok kerja, para rektor, wakil rektor, kepala sekolah, guru, serta calon mahasiswa yang akan mengikuti seleksi.
Ketua SMMPTN Barat 2026 yang juga Rektor Universitas Bangka Belitung, Prof. Ibrahim, M.Si., menyampaikan bahwa seleksi tahun ini diikuti oleh 27 perguruan tinggi negeri yang tergabung dalam konsorsium. Kesempatan tersebut menjadi peluang luas bagi calon mahasiswa untuk menentukan pilihan studi sesuai minat dan kemampuan.
“Pelaksanaan seleksi ini diikuti oleh 27 Perguruan Tinggi Negeri yang tergabung sebagai anggota konsorsium SMMPTN 2026, ini peluang bagi calon mahasiswa untuk memilih lebih dari satu program studi di PTN yang tersedia dengan kapasitas lebih kurang 1013 prodi untuk 20.035 kuota mahasiswa dengan kategori 3 karakteristik kombinasi pilihan PTN Umum, PTN Seni dan PTN Agama. Dari sisi fleksibilitas calon mahasiswa bisa memilih lintas program studi (saintek/soshum) dengan memilih maksimal 2 program studi, dan program studi tersebut tidak harus menjadi pilihan tempat pelaksanaan lokasi tes UTBK SMMPTN. Pendaftaran SMMPTN dilakukan mulai tanggal 04 Mei 2026 pukul 16.00 WIB sampai dengan 11 Juni 2026 pukul 16.00, untuk jadwal ujian dilaksanakan tanggal 17 Juni sampai dengan 24 Juni 2026 dan pengumuman kelulusan hasil seleksi SMMPTN Barat 2026 pada tanggal 30 Juni 2026. Saya berharap calon mahasiswa peserta SMMPTN terus memonitoring informasi melalui portal resmi smmptnbarat.id,” ujarnya.
Ia menambahkan, sistem seleksi yang fleksibel memungkinkan peserta memilih lintas bidang keilmuan, baik saintek maupun soshum, dengan tetap memberikan kemudahan dalam penentuan lokasi ujian. Hal ini diharapkan mampu memberikan akses yang lebih luas dan adil bagi seluruh calon mahasiswa di Indonesia.
Sementara itu, Ketua BKS-PTN Wilayah Barat yang juga Rektor Universitas Palangka Raya, Prof. Dr. Salampak, M.S., dalam sambutannya menegaskan bahwa BKS-PTN Barat telah berdiri sejak 1979 dan kini beranggotakan 39 perguruan tinggi negeri yang tersebar di wilayah Sumatera, Jawa Barat, Banten, serta Kalimantan.
Ia menjelaskan, SMMPTN Barat merupakan salah satu program strategis hasil kolaborasi antarperguruan tinggi tersebut, yang pertama kali dilaksanakan pada 2017 dengan partisipasi 15 PTN. Pada tahun 2026 ini, pelaksanaannya telah memasuki tahun ke-10.
“Sinergi inilah yang menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Rektor Perguruan Tinggi Negeri anggota BKS-PTN Barat yang telah berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan SMMPTN Barat Tahun 2026. Komitmen, dukungan, dan sinergi yang Bapak/Ibu berikan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang berkualitas, transparan, dan berkeadilan. Semoga kolaborasi yang telah terbangun ini terus memperkuat peran perguruan tinggi negeri dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang lebih luas dan bermutu bagi generasi bangsa. Ucapan terima kasih yang tulus juga kami sampaikan kepada Bank Mandiri, BNI, BTN, BSI, dan BRI yang telah bersedia menjadi mitra strategis dalam penyelenggaraan SMMPTN Barat Tahun 2026. Dukungan ini merupakan bagian penting dalam memastikan proses seleksi berjalan efektif, transparan, dan akuntabel. Penghargaan khusus saya sampaikan kepada panitia pelaksana dan Tim Gugus Tugas SMMPTN Barat 2026 yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam mempersiapkan seluruh aspek kegiatan ini secara matang dan terstruktur,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi yang solid antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas layanan seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Menurutnya, konsistensi dan komitmen yang telah terbangun selama satu dekade menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan sistem seleksi yang adaptif dan terpercaya.
Selain itu, dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga perbankan nasional, dinilai turut memperkuat penyelenggaraan SMMPTN Barat 2026 agar berjalan efektif dan akuntabel.
Dengan dibukanya SMMPTN Barat 2026, diharapkan semakin banyak calon mahasiswa yang mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri melalui jalur mandiri yang transparan dan berkualitas. (Red/Adv)











