HEADLINEPOLITIK

Jelang Debat Perdana, Willy-Habib Siapkan Sejumlah Gagasan Terukur dan Aplikatif 

6
×

Jelang Debat Perdana, Willy-Habib Siapkan Sejumlah Gagasan Terukur dan Aplikatif 

Sebarkan artikel ini
FOTO: Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng Nomor Urut 1, Willy-Habib saat melaksanakan dialog bersama dengan mahasiswa dan BEM UPR. (Foto Dok. Redaksi)

PALANGKARAYA- Calon Gubernur Kalteng Nomor Urut 1, Willy Midel Yoseph (WMY) menyatakan kesiapannya bersama calon wakil gubernur, Habib Ismail bin Yahya, menghadapi debat kandidat perdana yang akan digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng pada Ssnin 14 Oktober 2024 besok lusa.

Menurut WMY, Debat ini merupakan bagian penting dari rangkaian Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kalimantan Tengah 2024.

“Tentu kami sangat siap menghadapi debat publik calon gubernur dan calon wakil gubernur yang dilaksanakan oleh KPU Kalteng,” kata WMY, Jumat (11/10/2024).

WMY juga memohon doa dan dukungan masyarakat agar debat tersebut berjalan lancar dan dapat memberikan gambaran jelas tentang visi dan misi pasangan calon kepada pemilih.

Ia pun menyampaikan saat ini Kalteng membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki sejumlah kualitas penting, seperti integritas, amanah, religius, optimis, nasionalis serta memiliki kemampuan untuk mensejahterakan masyarakat.

“Semua aspek itu telah tercermin dalam sosok pasangan Willy-Habib. Meski demikian, paling penting adalah memiliki pengalaman dalam memimpin, dan pengalaman itu ada pada pasangan Willy-Habib,” tegasya, merujuk pada rekam jejak mereka dalam kepemimpinan, baik di level legislatif maupun eksekutif.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan pasangan Willy-Habib, Faridawaty Darland Atjeh, juga memastikan bahwa timnya telah melakukan berbagai persiapan menjelang debat. Bahkan semua langkah strategis dan teknis telah diperhitungkan untuk memastikan kesiapan dalam debat perdana.

“Persiapan pasti ada. Kami punya tim yang solid, tentu kami akan meminta masukan, pendapat, dan saran dari berbagai pihak dalam menghadapi debat ini,” ungkap Faridawaty.

Menurutnya, debat ini merupakan kesempatan emas bagi pasangan Willy-Habib untuk menyampaikan visi dan misi mereka, serta gagasan tentang masa depan Kalimantan Tengah.

Faridawaty juga mengungkapkan bahwa Willy dan Habib telah memahami secara mendalam berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Kalteng saat ini. Segala hal terkait isu-isu pembangunan, lingkungan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat telah mereka kaji dan akan menjadi fokus utama dalam debat nanti.

“Kami sudah mempelajari semua hal yang berhubungan dengan Kalimantan Tengah, dan gagasan yang akan dibawa sesuai dengan tema debat perdana sudah kami persiapkan. Bahkan, WMY telah menyiapkan diri dari 10 tahun yang lalu,”ungkapnya.

Ditambah lagi, melalui giat “Ku Desak Willy – Habib” yang telah beberapa kali dilaksanakan dan menjadi program kampanye di beberapa daerah, sambung Faridawaty mengatakan itu merupakan salah satu bentuk kesiapan Willy-Habib dalam menyampaikan program dan menerima aspirasi masyarakat secara langsung.

WMY optimis setiap program dalam visi dan misinya, semua dilakukan dengan terukur, serta sudah melalui proses analisa akademis yang matang sehingga lebih aplikatif dan optimis untuk mampu di wujudkan.

“Jadi, kesiapan dalam debat nanti adalah kesiapan luar dalam, baik secara teoritis maupun aplikatif,” tandasnya.

Pasangan Willy-Habib yakin bahwa melalui debat ini, mereka dapat meyakinkan masyarakat Kalteng bahwa mereka adalah pilihan terbaik untuk membawa perubahan positif dan membangun masa depan yang lebih baik bagi seluruh rakyat Kalimantan Tengah.

Debat kandidat ini menjadi momen penting bagi seluruh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dalam menunjukkan kemampuan mereka di hadapan publik.

Khususnya, bagi Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng yang mengusung visi HARMONIS ini telah menegaskan kesiapan mereka untuk beradu gagasan dan strategi demi memenangkan hati rakyat Kalimantan Tengah pada Pilgub 2024.

Dukungan masyarakat, terutama dalam bentuk doa dan partisipasi aktif dalam pemilihan, diharapkan dapat membantu menciptakan suasana demokrasi yang sehat dan berkelanjutan.(YN)

+ posts