HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Sinergi Proyek ENABLE Perkuat Arah Konservasi Kota Palangka Raya

47
×

Sinergi Proyek ENABLE Perkuat Arah Konservasi Kota Palangka Raya

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini

PALANGKA RAYA – Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini menghadiri sekaligus membuka penyusunan dokumen Proyek ENABLE (Educate, Nurture, Advise, Before Life Ends) yang digelar Balai Taman Nasional Sebangau. Kegiatan berlangsung di ruang rapat balai tersebut dan diikuti akademisi, lembaga pemerintah, organisasi non-pemerintah, hingga sektor swasta.

Zaini menyampaikan bahwa Palangka Raya berada pada posisi strategis sebagai kawasan jantung ekosistem rawa gambut dunia. Karena itu, keseimbangan antara pembangunan kota dan pelestarian lingkungan harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, proyek ENABLE merupakan bentuk kolaborasi yang semakin relevan dengan dinamika pembangunan kota yang terus berkembang. Melalui perencanaan yang terukur, Palangka Raya diharapkan mampu bergerak maju tanpa mengabaikan perlindungan ekosistemnya.

Ia pun memberikan apresiasi kepada para peneliti, tenaga teknis, serta pihak yang terlibat dalam penyusunan dokumen proyek tersebut. “Kolaborasi lintas sektor seperti ini adalah kunci masa depan pembangunan kota, pembangunan yang maju, berkelanjutan, dan semakin keren,” ucapnya, baru-baru ini.

Zaini menambahkan, penyusunan dokumen ini dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat arah kebijakan lingkungan di Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya di Kota Palangka Raya. Arah perencanaan yang kuat diyakini akan memperkuat daya dukung lingkungan dalam jangka panjang.

Baca Juga  Pemprov Kalteng Terima Peserta Sespimti Polri, Dorong Sinergi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Ia menilai bahwa hasil dokumen tersebut akan membantu pemerintah daerah memahami tantangan konservasi sekaligus mengintegrasikan rencana pembangunan yang responsif terhadap lingkungan. Analisis teknis dan rekomendasi yang disusun diharapkan dapat menjadi acuan bersama.

Selain itu, Zaini juga menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan seluruh sektor agar arah pembangunan kota tetap sejalan dengan konservasi Sebangau. Sinergi tersebut dinilai mampu meminimalkan risiko kerusakan ekosistem.

“Harapannya, dokumen yang dihasilkan dapat menjadi dasar perencanaan yang kuat dan komprehensif untuk menjaga ekosistem Sebangau, sekaligus mendorong pembangunan kota yang lebih resilien,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Zaini turut didampingi jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya yang membidangi konservasi, Taman Hutan Raya (Tahura), dan pembinaan lingkungan. Kehadiran perangkat teknis ini menjadi bentuk komitmen pemerintah terhadap isu lingkungan.

“Dengan kerja bersama dan arah perencanaan yang tepat, Palangka Raya dapat menjadi contoh kota yang bertumbuh tanpa kehilangan identitas ekologisnya,” tandas Zaini. (Red/Adv)

Baca Juga  Rakor Ormas Kalteng Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Demi Ketertiban Sosial
+ posts