HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Pemprov Kalteng Salurkan 1.700 Paket Sembako Bersubsidi Melalui Pasar Murah di Palangka Raya

59
×

Pemprov Kalteng Salurkan 1.700 Paket Sembako Bersubsidi Melalui Pasar Murah di Palangka Raya

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Pemprov Kalteng menggelar Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Masjid Raya Darussalam Palangka Raya, Selasa (10/3/2026), sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yang biasanya diikuti dengan peningkatan permintaan berbagai komoditas bahan pokok.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan, meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan, Idulfitri, dan Nyepi kerap berdampak pada kenaikan harga bahan pangan di pasaran.

Oleh karena itu, pemerintah perlu melakukan berbagai upaya untuk menekan potensi lonjakan harga tersebut.

“Peningkatan permintaan kebutuhan pokok menjelang HBKN berpotensi memicu kenaikan harga. Kondisi ini tentu dapat memberatkan masyarakat, sehingga pemerintah perlu hadir untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan,” ujarnya.

Menurutnya, Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu instrumen penting yang dilakukan pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran,” katanya.

Baca Juga  Konflik Plasma 20 Persen di Seruyan Memanas, DPRD Kalteng Minta Penegasan Kewajiban Perusahaan

Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Kalteng menyediakan sebanyak 1.700 paket sembako yang terdiri dari beras premium 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, serta minyak goreng 2 liter. Paket sembako tersebut memiliki nilai harga normal sebesar Rp144.750.

Namun melalui subsidi dari Pemprov Kalteng sebesar Rp134.750, masyarakat hanya perlu menebus paket sembako tersebut dengan harga Rp10.000 per paket.

“Subsidi ini diberikan agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih murah, khususnya menjelang hari raya ketika kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat,” jelas Agustiar.

Selain paket sembako bersubsidi, dalam kegiatan tersebut juga tersedia berbagai komoditas pangan lainnya melalui Gerakan Pangan Murah, seperti telur ayam, daging ayam beku, bawang merah, bawang putih, sayuran, hingga ikan segar yang dijual dengan harga lebih rendah dari harga pasar.

Agustiar menambahkan, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemprov Kalteng dengan berbagai pihak, di antaranya BULOG, ID FOOD, BUMD pangan, distributor, petani, peternak, gabungan kelompok tani (gapoktan), serta pelaku usaha pangan.

“Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan pangan yang murah, berkualitas, dan mudah dijangkau masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga  Muskomwil V Apeksi di Palangka Raya Resmi Dibuka

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan di Kalteng, termasuk yang turut membantu menjangkau pelaksanaan program hingga ke wilayah desa.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membantu meringankan beban ekonomi keluarga menjelang Idulfitri,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalteng bersama Ketua TP-PKK Kalteng, Wakil Gubernur, Pangdam, Kapolda, Kabinda, serta Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya turut menyerahkan secara simbolis paket sembako kepada masyarakat.

Bahkan sebagian paket sembako yang telah disubsidi oleh pemerintah tersebut kembali digratiskan kepada masyarakat berkat dukungan Gubernur, Wakil Gubernur, Pangdam, Kapolda, dan Kabinda. (red/adv)

+ posts