PALANGKARAYA – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Palangka Raya terus memperkuat upaya pemberdayaan ekonomi keluarga dengan memberikan penyuluhan keamanan pangan dan pelatihan optimalisasi label kemasan bagi para pelaku usaha mikro, khususnya kader PKK.
Ketua TP PKK Kota Palangka Raya, Avina Fairid Naparin, menegaskan kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian pihaknya dalam mendampingi UMKM agar memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar. “Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan, termasuk pendampingan untuk melengkapi legalitas usaha seperti NIB dan PIRT, serta cara mengoptimalkan label kemasan agar produk lebih berkualitas dan berdaya saing,” ujarnya, belum lama ini.
Menurutnya, masih banyak pelaku usaha kecil yang belum memahami pentingnya legalitas usaha. Padahal, dokumen tersebut merupakan syarat utama agar produk olahan rumahan bisa diterima luas oleh konsumen.
“Legalitas usaha bukan hanya formalitas, melainkan jaminan bahwa produk aman dikonsumsi, sesuai standar, dan bisa dipasarkan lebih luas hingga ke tingkat nasional,” jelasnya.
Avina juga mengapresiasi dukungan dari Balai Besar POM Palangka Raya, Dinas Kesehatan Kota, serta Dinas Penanaman Modal dan PTSP yang ikut bersinergi dalam penyelenggaraan program.
Menurutnya, sinergi antarlembaga tersebut akan memperkuat kapasitas para pelaku usaha pangan mikro sekaligus memberikan dampak positif bagi keberlanjutan usaha.
Ia menekankan pentingnya keberlanjutan pelatihan ini agar tidak hanya berhenti pada seremonial, melainkan benar-benar dijalankan dalam praktik usaha sehari-hari.
“Semoga kegiatan ini menjadi semangat bagi kader PKK dan pelaku UMKM untuk terus berinovasi, menjaga mutu produk, dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan keluarga serta masyarakat,” tandas Avina. (Red/Adv)