PALANGKARAYA – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Palangka Raya menggelar kegiatan praktik membuat kerajinan aksesoris di Aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya, belum lama ini.
Kegiatan ini diikuti oleh anggota DWP dari seluruh perangkat daerah serta unsur vertikal di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari Galeri Omah Mus Palangka Raya yang berpengalaman dalam membuat berbagai jenis aksesoris berbahan dasar manik-manik dan bahan daur ulang.
Plt Ketua DWP Kota Palangka Raya, Pelita Arbert Tombak, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas sekaligus memberikan keterampilan praktis bagi para anggota.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan yang tidak hanya bermanfaat sebagai hobi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan bisa menjadi peluang usaha dari rumah,” ujarnya, belum lama ini.
Ia menjelaskan, kegiatan ini sejalan dengan visi DWP dalam memberdayakan perempuan, khususnya istri aparatur sipil negara (ASN), agar lebih mandiri secara ekonomi.
Peserta diajak membuat gelang, kalung, dan bros menggunakan bahan sederhana namun bernilai seni tinggi, sehingga dapat dikembangkan menjadi produk kerajinan khas daerah.
Sementara itu, narasumber Mus dari Galeri Omah Mus menuturkan bahwa peluang bisnis aksesoris lokal masih terbuka lebar di pasaran, baik secara langsung maupun melalui media daring.
Ia juga mendorong peserta untuk terus berinovasi serta memanfaatkan platform digital dalam memasarkan hasil karya buatan tangan mereka.
“Kreativitas dan ketekunan adalah kunci. Dari rumah pun, ibu-ibu bisa berdaya secara ekonomi,” tandas Pelita. (Red/Adv)











