banner 468x60
HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Dua Juru Bicara Baru Perkuat Transparansi Pemko Palangka Raya

FOTO Ist.: Pj Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak.
banner 468x60

PALANGKARAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk meningkatkan keterbukaan informasi publik. Hal tersebut ditandai dengan penunjukan dua juru bicara resmi, yakni Sahdin Hasan dan Jessica, yang diumumkan bersamaan dengan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, menuturkan kehadiran juru bicara akan memperkuat komunikasi pemerintah dengan masyarakat, terutama dalam menyampaikan informasi pembangunan daerah.

banner 300x600

“Dengan adanya jubir, setiap kebijakan yang diambil Wali Kota dan Wakil Wali Kota bisa tersampaikan lebih cepat, tepat sasaran, serta mudah dipahami masyarakat,” terangnya, belum lama ini.

Ia melanjutkan, peran juru bicara tidak sekadar menyampaikan informasi. Fungsi penting lainnya adalah sebagai penghubung antara pemerintah dan media massa agar pesan pembangunan bisa lebih transparan.

Baca Juga  TK Negeri Pembina Pahandut II Resmi Dibuka Bunda PAUD

Menurut Arbert, keberadaan juru bicara akan memastikan setiap pesan yang disampaikan memiliki akurasi tinggi, menjaga kredibilitas, sekaligus memperluas jangkauan informasi di masyarakat.

“Jubir ini akan menjadi jembatan penting antara pemerintah dan masyarakat. Kami ingin agar setiap program, baik yang sedang berjalan maupun yang akan dilaksanakan, diketahui publik secara luas,” ucapnya.

Selain itu, dipilihnya Sahdin Hasan yang berpengalaman di birokrasi dan Jessica sebagai tenaga muda dianggap sebagai kombinasi yang tepat untuk menghadirkan komunikasi publik yang segar.

Arbert optimistis duet tersebut dapat membangun iklim komunikasi yang berimbang dan lugas. Hal ini diharapkan mampu memperkuat sosialisasi program pembangunan yang sedang berjalan maupun rencana ke depan.

Baca Juga  Ekspose Rencana Tenaga Kerja Palangka Raya 2025-2029 Resmi Dibuka

“Dengan komposisi ini, kami optimistis sosialisasi program pembangunan bisa lebih efektif. Pemko Palangka Raya ingin terus membangun kepercayaan masyarakat melalui komunikasi yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

“Keterbukaan informasi adalah kunci membangun kepercayaan masyarakat,” tandas Arbert. (Red/Adv)

+ posts
banner 300250
banner 468x60
Exit mobile version