HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

BPK dan Rescue Karanggan Perkuat Kesiapsiagaan Warga Hadapi Benca

20

PALANGKARAYA – Warga Karanggan membentuk Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dan Rescue Karanggan sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi kebakaran, bencana alam, kondisi kedaruratan nonkebakaran, serta berbagai situasi kemanusiaan di wilayah Karanggan dan sekitarnya. Kehadiran organisasi tersebut menjadi bentuk kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam memberikan respons awal ketika kondisi darurat terjadi.

Ketua Umum BPK dan Rescue Karanggan terpilih, Arliandie, mengatakan pembentukan organisasi tersebut merupakan bagian dari upaya masyarakat memperkuat perlindungan terhadap warga dan lingkungan, khususnya di wilayah Karanggan serta masyarakat Kota Palangka Raya pada umumnya. “Alhamdulillah, berkat semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta rasa tanggung jawab para pemuda dan masyarakat Karanggan, yang juga mendapat dukungan dari Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Bangaris, kondisi tersebut dapat dikendalikan,” kata Arliandie, baru-baru ini.

Arliandie menjelaskan, dalam beberapa minggu terakhir wilayah sektor Kelurahan Tanjung Pinang mengalami beberapa kejadian kebakaran hutan dan lahan. Kondisi tersebut menjadi salah satu gambaran pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan kepedulian bersama dalam menghadapi ancaman kebakaran di lingkungan. Menurutnya, keberadaan BPK dan Rescue Karanggan diharapkan mampu memperkuat peran masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan.

“BPK dan Rescue Karanggan diharapkan tidak hanya berperan dalam menghadapi kebakaran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi darurat,” ujar Arliandie.

Tugas pokok dan fungsi organisasi tersebut mencakup membantu pemerintah dan masyarakat dalam pencegahan serta pemadaman kebakaran, penyelamatan pada kondisi nonkebakaran, penanggulangan bencana alam, dan pemberian bantuan kemanusiaan. Peran tersebut terutama diarahkan untuk wilayah Karanggan dan sekitarnya dengan tetap memperhatikan tugas, fungsi, serta kewenangan pihak terkait dalam penanganan kondisi darurat.

Baca Juga  PAD Jadi Kunci RPJMD 2025–2029 Palangka Raya

“Yang ingin kita bangun adalah semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan rasa tanggung jawab masyarakat terhadap keselamatan jiwa, harta benda, serta lingkungan di sekitar kita,” kata Arliandie.

Di sisi lain, Lurah Tanjung Pinang, Gerald Namara, S.Sos., M.A.P., menegaskan bahwa dalam penanggulangan bencana di lingkungan masyarakat, tugas BPK dan Rescue Karanggan pada prinsipnya bersifat mengamankan kondisi di lapangan. Penanganan lebih jauh tetap menjadi kewenangan pihak atau tim teknis khusus sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing, terutama apabila terdapat korban dalam suatu kejadian.

“Karena ada pihak-pihak atau tim teknis khusus terkait yang memiliki tugas pokok dan fungsi dalam hal penanganan lebih jauh. Semisal ada korban, kita tidak boleh menyentuh atau melakukan tindakan penanganan lainnya,” kata Gerald.

Gerald berharap seluruh anggota dan pengurus BPK dan Rescue Karanggan dapat menjaga sikap serta tidak melakukan hal-hal negatif dalam menjalankan tugas. Menurutnya, niat awal pembentukan organisasi harus tetap diarahkan untuk membantu dan memberikan manfaat kepada masyarakat, bukan merusak atau menimbulkan persoalan baru. Pengamanan lingkungan juga diharapkan diprioritaskan pada wilayah yang terjangkau, terutama di sekitar wilayah Tanjung Pinang.

“Menghidupkan dan menjalankan tugas dari BPK dan Rescue Karanggan tidak gampang dan butuh dukungan dari seluruh warga Karanggan khususnya sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan maksimal,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ketua RW IV, Abdul Panah, menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh perangkat RT di wilayah Karanggan sehingga pembentukan BPK dan Rescue Karanggan dapat terwujud. Ia mengatakan, keinginan membentuk organisasi tersebut sebenarnya telah ada sejak lama dan akhirnya terealisasi bertepatan dengan momentum peringatan kemerdekaan pada 17 Agustus 2026. “Keinginan pembentukan BPK dan Rescue Karanggan sebenarnya sudah lama, dan Alhamdulillah hari ini bertepatan dengan momentum kemerdekaan 17 Agustus 2026 kepengurusan dapat terbentuk,” kata Abdul.

Baca Juga  Peluang Besar Willy-Habib Menang di Kotim 

Menurut Abdul, keberadaan BPK dan Rescue Karanggan akan dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara maksimal apabila memperoleh dukungan dari seluruh pihak, termasuk warga Karanggan. Pembentukan tersebut ditandai dengan penandatanganan peresmian oleh Lurah Tanjung Pinang dan Ketua RT IV serta disaksikan seluruh ketua RT se-Karanggan, Ketua BPK Bangaris, tokoh masyarakat, dan seluruh pengurus BPK dan Rescue Karanggan.

“Kita berharap dukungan seluruh warga dapat memperkuat BPK dan Rescue Karanggan sehingga tugas dan fungsinya berjalan maksimal serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup Abdul. (Red/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts
Exit mobile version