DPRD KALIMANTAN TENGAH

DPRD Kalteng Dorong Program Vokasi Berbasis Potensi Daerah

3
×

DPRD Kalteng Dorong Program Vokasi Berbasis Potensi Daerah

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kalteng, Hero Harapanno Mandouw.

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng, Hero Harappano Mandouw mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat program pelatihan vokasi yang berbasis pada potensi daerah sebagai upaya meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus menekan angka pengangguran.

Menurutnya, pengembangan pelatihan vokasi menjadi langkah penting untuk menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kemampuan praktis serta siap bersaing di dunia kerja.

“Pelatihan keterampilan atau vokasi itu penting, karena bisa langsung membuka peluang kerja bagi masyarakat,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).

Hero menjelaskan, masih banyak lulusan pendidikan formal yang belum sepenuhnya terserap di dunia kerja karena belum memiliki keterampilan teknis yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.

Ia menilai bahwa ijazah pendidikan formal saja sering kali belum cukup untuk menjadi modal memasuki dunia kerja tanpa didukung kemampuan praktis yang relevan.

“Seringkali kita temui, ijazah tidak cukup. Tanpa keahlian, sulit menembus dunia kerja,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hero menyarankan agar program pelatihan yang disusun pemerintah daerah dapat menyesuaikan dengan karakteristik wilayah serta potensi ekonomi yang ada di masing-masing daerah.

Dengan pendekatan tersebut, keterampilan yang diberikan kepada peserta pelatihan dapat dimanfaatkan secara langsung, baik untuk bekerja di sektor tertentu maupun membuka usaha secara mandiri.

“Pelatihan harus disesuaikan dengan kebutuhan lokal supaya hasilnya bisa langsung diterapkan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan program pelatihan tidak hanya berorientasi pada kuantitas peserta, tetapi juga mengutamakan kualitas materi pelatihan, kompetensi instruktur, serta dampak jangka panjang bagi para peserta.

Menurutnya, keberhasilan program pelatihan harus dapat diukur dari sejauh mana manfaat yang dirasakan masyarakat setelah mengikuti pelatihan tersebut.

“Kita ingin pelatihan ini bukan hanya sekadar program, tapi memberi dampak nyata terhadap kesejahteraan peserta,” katanya.

Hero berharap penguatan pelatihan vokasi dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat serta memperkuat kualitas tenaga kerja di Kalteng.

“Kalau pelatihan berjalan baik, masyarakat akan lebih percaya diri dan punya bekal untuk mandiri secara ekonomi,” pungkasnya. (dam)

+ posts
Baca Juga  Pemda di Kalteng Diingatkan Terapkan Good Governance, Ini Alasanya