HEADLINEPEMKAB PULANG PISAUPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Edy Pratowo Pastikan Bantuan untuk Warga Terdampak Karhutla di Pulang Pisau Terus Berjalan

10
×

Edy Pratowo Pastikan Bantuan untuk Warga Terdampak Karhutla di Pulang Pisau Terus Berjalan

Sebarkan artikel ini

PALANGKARAYA – Pemprov Kalteng terus menggencarkan penyaluran bantuan bagi masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Di tengah ancaman kabut asap dan cuaca panas, pemerintah menyalurkan bantuan pangan, Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) tahap II, air bersih, serta pemeriksaan kesehatan gratis untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Penyaluran bantuan dilakukan Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo saat melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Kahayan Kuala dan Kantor Desa Talio Muara, dengan dihadiri Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta, Nunu Andriani Edy Pratowo, serta sejumlah pejabat terkait.

Dalam kesempatan itu, Edy menegaskan, pemerintah tetap berkomitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga yang terdampak kabut asap akibat Karhutla. Bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian Pemprov Kalteng bersama pemerintah kabupaten untuk meringankan beban masyarakat dalam menghadapi situasi tersebut.

“Melihat kondisi sekarang ini, Pemprov bekerja sama dengan pemerintah kabupaten se-Kalteng memberikan bantuan dan berempati kepada masyarakat yang terdampak kabut asap,” ujarnya.

Ia memastikan berbagai program untuk membantu masyarakat tetap berjalan selama Karhutla masih menimbulkan dampak. Selain bantuan pangan dan KHBS, pemerintah juga mengupayakan distribusi air bersih, pelayanan kesehatan gratis, serta pasar murah untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Pokoknya selama Karhutla ini program jalan terus. KHBS, bantuan pangan, pasar murah untuk meringankan beban masyarakat,” kata Edy.

Di Kecamatan Kahayan Kuala, pemerintah menyiapkan 1.000 paket bantuan pangan yang penyalurannya dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, sebanyak 500 paket dibagikan kepada masyarakat. Setiap paket terdiri atas beras, minyak goreng, dan gula yang diberikan secara gratis.

Baca Juga  Kampanye Akbar Kalteng HARMONIS Berlangsung Sukses, Tim Pemenangan Willy-Habib Sampaikan Apresiasi ke Warga Pangkalan Bun

Selain bantuan pangan, penyaluran KHBS tahap II juga menjadi bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan senilai Rp250 ribu.

Kepala Dinas Sosial Kalteng Ahmad Husain menjelaskan, di Kecamatan Kahayan Kuala tercatat 2.043 keluarga penerima manfaat KHBS. Dari jumlah itu, sebanyak 707 keluarga telah melakukan transaksi, sementara 1.336 lainnya belum bertransaksi.

Adapun di Kecamatan Pandih Batu, jumlah penerima KHBS mencapai 1.378 keluarga. Sebanyak 127 keluarga telah melakukan transaksi, sedangkan 1.251 keluarga lainnya belum memanfaatkan bantuan tersebut melalui transaksi.

Pemerintah juga melengkapi penyaluran bantuan dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan distribusi air bersih.

Di wilayah Talio Muara, pelayanan kesehatan dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Pangkoh agar masyarakat tetap mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan di tengah kondisi kabut asap.

Edy menyampaikan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan karena Karhutla tahun ini terjadi di tengah kondisi cuaca panas yang dipengaruhi fenomena El Niño.

Berdasarkan perkiraan BMKG yang disampaikannya, kondisi El Niño diperkirakan berlanjut hingga 2027, sedangkan hujan di Kalteng diprediksi mulai turun pada November.

Selain mengingatkan warga untuk menjaga kesehatan, ia meminta masyarakat lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal. Peralatan rumah tangga seperti kompor dan setrika harus digunakan dengan cermat karena kondisi panas dan kering dapat meningkatkan risiko kebakaran.

“Waspada ya, Bapak dan Ibu. Mari kita menjaga. Hal-hal kecil di rumah seperti setrika ataupun kompor harus diperhatikan,” pesannya.

Ia juga mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk mengurangi risiko paparan kabut asap. Partikel yang terkandung dalam asap tidak seluruhnya dapat dilihat secara kasatmata sehingga langkah pencegahan perlu dilakukan, terutama ketika kualitas udara memburuk.

Baca Juga  Komunikasi Pemerintah Pusat dan Daerah Diperkuat, ESDM Kalteng Apresiasi Ramah Tamah dengan Komisi III DPR RI

“Kami berharap Ibu dan Bapak semua tetap waspada. Kalau keluar rumah, gunakan masker karena kita tidak tahu asap itu membawa partikel-partikel yang tidak bisa kita lihat dengan kasatmata,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng atas bantuan serta perhatian yang diberikan kepada masyarakat.

Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti, terutama bagi warga yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pokok selama kondisi Karhutla.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Pulang Pisau, saya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur atas bantuannya, terutama bantuan pangan dan KHBS ini,” tandasnya.

Melalui penyaluran bantuan yang dilakukan di Kahayan Kuala dan Pandih Batu, Pemprov Kalteng berharap kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, akses pelayanan kesehatan terjaga, serta warga lebih siap menghadapi dampak Karhutla dan kabut asap.

Pemerintah juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan bersama untuk mencegah kebakaran dan menjaga kesehatan selama musim kemarau. (adv)

Facebook Comments Box
+ posts