PALANGKARAYA – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia Prof. Dr. Fauzan, M.Pd bersama Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bappenas RI Pungkas Bahjuri Ali, STP., M.S., Ph.D meresmikan Gedung Medical Learning and Research Center (MERC) Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya (UPR), Kamis (05/03/2026).
Peresmian fasilitas pendidikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pembelajaran dan pengembangan riset kedokteran di Kalimantan Tengah. Gedung MERC diharapkan menjadi pusat kegiatan akademik sekaligus penelitian yang mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan dokter di wilayah tersebut.
Kegiatan peresmian turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M, Tenaga Ahli Mendiktisaintek Prof. Tri Hanggono Achmad, Tenaga Ahli Ditjendikti Aprilia Ekawati Utama, Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat Prof. Dr. dr. Syamsul Arifin, serta jajaran pimpinan Satuan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah.
Selain itu hadir pula sejumlah pejabat daerah, di antaranya Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah M. Reza Prabowo dan Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya Jayani, S.Pd., M.Si.
Kehadiran perwakilan pemerintah pusat dan daerah tersebut menunjukkan dukungan terhadap penguatan pendidikan kedokteran di Kalimantan Tengah, sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Rektor Universitas Palangka Raya, Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., IPU menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan gedung MERC, termasuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Keuangan, serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
“Kami menyadari bahwa tantangan di bidang kesehatan ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, keberadaan fasilitas ini menjadi komitmen Universitas Palangka Raya untuk terus berkontribusi dalam menghasilkan tenaga medis yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat,” ujar Salampak, Kamis (05/03/2026).
Menurutnya, pembangunan gedung MERC diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan kedokteran di Universitas Palangka Raya sekaligus meningkatkan kapasitas riset yang berorientasi pada kebutuhan kesehatan masyarakat di Kalimantan Tengah dan wilayah sekitarnya.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI Prof. Dr. Fauzan, M.Pd menegaskan bahwa penguatan fasilitas pendidikan kedokteran di perguruan tinggi daerah menjadi langkah penting dalam menyiapkan sumber daya manusia kesehatan yang kompeten serta memiliki daya saing.
“Universitas harus selalu menjadi corong inovasi dan banteng pembentukan moral serta karakter, sehingga visi Indonesia Emas 2045 akan terwujud didukung dengan sumber daya manusia yang handal,” kata Fauzan.
Ia menilai pengembangan infrastruktur pendidikan dan riset merupakan faktor kunci dalam mencetak tenaga medis yang mampu menjawab berbagai tantangan kesehatan di masa depan, termasuk dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas pendidikan seperti MERC merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan sekaligus memperkuat kapasitas penelitian dan pelayanan kesehatan di daerah.
“Keberadaan gedung MERC ini diharapkan dapat mendukung proses pendidikan dokter yang lebih modern, meningkatkan kualitas penelitian di bidang kedokteran, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, dan tidak kalah pentingnya semua ini mendukung visi dan misi Gubernur Kalimantan Tengah dalam mewujudkan program satu keluarga satu sarjana,” tandas Edy.
Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh sivitas akademika Universitas Palangka Raya untuk mendukung proses pendidikan dokter yang lebih maju, sekaligus menghasilkan penelitian kedokteran yang memberi dampak langsung bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kalimantan Tengah. (Red/Adv)


















