DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINE

Peternakan Dinilai Jadi Motor Ekonomi, DPRD Dorong Penguatan KUP dan Sistem Terpadu di Kalteng

215
×

Peternakan Dinilai Jadi Motor Ekonomi, DPRD Dorong Penguatan KUP dan Sistem Terpadu di Kalteng

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi.

PALANGKA RAYA – DPRD Kalteng menilai sektor peternakan berpotensi menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah apabila didukung kebijakan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, mendorong pemerintah daerah bersama Kementerian Pertanian RI untuk memperkuat program strategis di sektor tersebut.

Ia menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, usaha peternakan di Kalteng menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.

Kondisi ini dinilai sebagai peluang untuk memperkuat struktur produksi sekaligus meningkatkan daya saing peternak lokal.

“Perkembangan usaha peternakan di Kalteng cukup menggembirakan. Ini perlu ditopang dengan kebijakan strategis agar pertumbuhannya lebih terarah dan mampu memberikan dampak ekonomi yang luas,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Menurut Junaidi, rencana pembangunan sistem peternakan unggas terintegrasi dari pemerintah pusat dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Baca Juga  Wakaf Uang Jadi Kunci Baru Majukan Pendidikan dan Ekonomi Syariah di Kalteng

Sistem tersebut diharapkan mampu menghubungkan seluruh rantai usaha, mulai dari pembibitan, penyediaan pakan, proses produksi, hingga distribusi.

Di sisi lain, ia menekankan pentingnya peningkatan akses terhadap Kredit Usaha Pembibitan (KUP).

Permodalan, kata dia, masih menjadi kendala utama yang dihadapi sebagian peternak dalam mengembangkan usaha.

“Keterbatasan modal sering menjadi hambatan. Karena itu, kemudahan akses pembiayaan seperti KUP harus benar-benar dioptimalkan dan disesuaikan dengan kebutuhan peternak di daerah,” katanya.

Ia menambahkan, skema pembiayaan yang sederhana dan adaptif akan membantu peternak meningkatkan kapasitas produksi, menjaga kualitas hasil ternak, serta mengadopsi teknologi yang lebih efisien.

Dengan demikian, sektor peternakan dapat berkembang secara berkelanjutan dan berdaya saing.

Lebih lanjut, Junaidi menilai sektor peternakan memiliki efek berganda terhadap perekonomian Kalteng, baik dalam hal penciptaan lapangan kerja maupun penguatan ketahanan pangan daerah.

Baca Juga  Asdy Narang: Hilirisasi SDA Kunci Pemerataan Ekonomi Daerah Kalteng

“Jika sinergi pusat dan daerah terus diperkuat, sektor peternakan dapat menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kalteng ke depan,” pungkasnya. (dam)

+ posts