DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINE

Pembangunan Bendungan Muara Juloi Masih Tunggu Kepastian Pendanaan

10
×

Pembangunan Bendungan Muara Juloi Masih Tunggu Kepastian Pendanaan

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman.

PALANGKA RAYA – Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Sirajul Rahman, menyampaikan bahwa hingga saat ini DPRD belum membahas secara resmi rencana pembangunan Bendungan Muara Juloi. Menurutnya, proyek strategis tersebut masih menunggu kejelasan mengenai sumber pendanaan dan kebijakan pemerintah pusat.

“Belum, saya kurang tahu dananya dari mana. Memang sempat ada isu mengenai rencana tersebut, tapi belum ada kepastiannya,” ungkap Sirajul, baru-baru ini.

Ia menjelaskan, pembangunan bendungan merupakan proyek infrastruktur berskala besar yang pelaksanaannya sangat bergantung pada kemampuan keuangan daerah serta dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Oleh sebab itu, setiap rencana pembangunan harus disesuaikan dengan kondisi fiskal yang tersedia.

“Biasanya pembangunan seperti itu tergantung pada kondisi keuangan kita yang saat ini sedang mengalami pemangkasan dan efisiensi,” ujarnya.

Sirajul mengatakan, saat ini pemerintah daerah masih menghadapi tantangan akibat kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada penyesuaian sejumlah program pembangunan. Kondisi tersebut membuat berbagai proyek strategis harus dikaji secara lebih cermat sebelum direalisasikan.

Baca Juga  UPR Terima DIPA Tahun 2025 Sebanyak 400 Miliar

“Kita tentu berharap seluruh program prioritas dapat berjalan, namun semuanya harus melihat kemampuan anggaran yang tersedia,” katanya.

Ia juga menyinggung proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang diperkirakan mencapai sekitar Rp7,1 triliun. Namun, angka tersebut masih bersifat sementara karena pemerintah daerah masih menunggu kepastian kebijakan transfer anggaran dari pemerintah pusat.

“Kita belum tahu persis. Perubahan-perubahan dari pusat kadang tidak bisa kita pastikan. Seperti kemarin, ada kabar dana akan digelontorkan ke daerah, tapi kita belum tahu proses dan kebijakan pastinya seperti apa,” jelasnya.

Menurut Sirajul, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah saat ini masih memfokuskan penyelesaian pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Setelah terdapat kepastian mengenai arah kebijakan fiskal dan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat, pembahasan proyek Bendungan Muara Juloi dapat dilakukan secara lebih komprehensif. “Kita berharap seluruh rencana pembangunan dapat berjalan sesuai kemampuan keuangan daerah dan kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat,” tandas Sirajul. (Red/Adv)

Baca Juga  OJK Perkuat Akses Keuangan Desa Tanjung Putri Pesisir
+ posts