DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINE

Penguatan UMKM Dinilai Kunci Kemajuan Pariwisata Kalimantan Tengah

9
×

Penguatan UMKM Dinilai Kunci Kemajuan Pariwisata Kalimantan Tengah

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Wengga Febri Dwi Tananda.

PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Wengga Febri Dwi Tananda, menegaskan bahwa pengembangan sektor pariwisata harus berjalan beriringan dengan penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurutnya, sinergi kedua sektor tersebut menjadi strategi penting agar manfaat ekonomi dari pertumbuhan pariwisata dapat dirasakan langsung oleh masyarakat lokal.

“Pariwisata dan UMKM saling berkaitan. Jika pariwisata berkembang, UMKM pasti ikut bergerak,” ujar Wengga, baru-baru ini.

Ia menjelaskan, meningkatnya kunjungan wisatawan akan menciptakan peluang usaha yang lebih luas bagi pelaku UMKM, mulai dari sektor kuliner, kerajinan tangan, hingga berbagai jasa pendukung pariwisata. Kondisi tersebut diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih inklusif.

“Semakin banyak wisatawan yang datang, maka semakin besar pula peluang masyarakat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan,” katanya.

Politikus Partai Gerindra itu menilai pengelolaan destinasi wisata secara serius dan berkelanjutan akan melahirkan berbagai peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Karena itu, setiap program pengembangan kawasan wisata perlu memberikan ruang yang lebih besar bagi keterlibatan pelaku UMKM sebagai bagian dari ekosistem pariwisata.

Baca Juga  AMSI Dukung Panduan UNESCO Wujudkan Kompensasi Adil Bagi Karya Jurnalistik Global

“UMKM harus menjadi bagian penting dalam setiap pengembangan destinasi wisata agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara merata,” tuturnya.

Menurut Wengga, Kalimantan Tengah memiliki potensi wisata alam dan budaya yang sangat besar untuk dikembangkan. Potensi tersebut perlu didukung dengan berbagai kebijakan yang mampu meningkatkan kualitas produk lokal sehingga memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar pariwisata.

“Produk lokal yang berkualitas akan memberikan nilai tambah sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung,” ungkapnya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk terus memperkuat pembinaan UMKM melalui peningkatan kualitas produk, standarisasi kemasan, perluasan pemasaran, hingga kemudahan akses permodalan. Langkah tersebut dinilai penting agar pelaku usaha mampu memenuhi kebutuhan wisatawan sekaligus memperluas peluang usahanya.

Baca Juga  Silaturahmi Diplomatik, Kalteng Sambut Delegasi Turki

“UMKM yang kuat dan berdaya saing akan meningkatkan kepuasan wisatawan. Pada akhirnya, hal ini akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah,” tandas Wengga. (Red/Adv)

+ posts