AKADEMIKAHEADLINENASIONALPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Hari Pertama Menjabat, Rektor UPR Fokus Benahi Fasilitas Kampus

18
×

Hari Pertama Menjabat, Rektor UPR Fokus Benahi Fasilitas Kampus

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Rektor Universitas Palangka Raya Prof. Bhayu Rhama meninjau kesiapan sarana dan prasarana kampus serta menyiapkan program 100 hari kerja untuk meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa.

PALANGKA RAYA – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Prof. Bhayu Rhama, Ph.D., mulai menjalankan tugas pada Senin (12/10/2026), setelah dilantik sepekan sebelumnya. Pada awal masa kepemimpinannya, ia menyiapkan program 100 hari kerja yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan kepada mahasiswa, pembenahan sarana dan prasarana, serta penguatan fasilitas pendukung pembelajaran di lingkungan kampus.

“Fokus kita adalah memperbaiki sarana dan prasarana untuk mahasiswa. Inti dari keberadaan universitas adalah melayani mahasiswa agar mereka dapat berkembang menjadi generasi muda yang siap berkompetisi,” ujar Bhayu Rhama kepada awak media, Senin (12/10/2026).

Sebagai langkah awal, Bhayu akan meninjau ruang-ruang kuliah di setiap fakultas untuk mengetahui secara langsung kondisi fasilitas pembelajaran. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya memetakan kebutuhan kampus sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang selama ini dihadapi mahasiswa dan tenaga pengajar dalam menjalankan kegiatan akademik.

“Saya akan melihat ruang kelas dan mengunjungi fakultas satu per satu. Saya juga akan bertemu dengan para dekan untuk kembali mendengarkan masukan mereka,” kata Bhayu setelah menerima penyambutan dari para wakil rektor dan staf di lingkungan rektorat UPR.

Melalui pertemuan dengan para dekan, ia ingin memastikan visi dan misi yang disampaikan saat proses pemilihan rektor dapat diselaraskan dengan kebutuhan serta aspirasi masing-masing fakultas. Langkah tersebut diharapkan membangun koordinasi yang lebih baik antara pimpinan universitas dan fakultas sehingga kebijakan yang diambil dapat menjawab kebutuhan nyata dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Baca Juga  DPRD Kalteng Dorong Pemerataan Pembangunan di Momen HUT ke-69

“Ada dua poin penting yang menjadi perhatian saya. Pertama, patuh terhadap arahan Menteri. Kedua, bagaimana kita memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa,” tutur Bhayu.

Dalam program 100 hari kerja, peningkatan jaringan listrik dan internet juga menjadi salah satu prioritas. Kedua fasilitas tersebut dinilai penting untuk menunjang proses pembelajaran, menciptakan ruang kelas yang lebih nyaman, serta mendukung pemanfaatan berbagai fasilitas penunjang kegiatan akademik. Perbaikan infrastruktur akan diarahkan untuk mengatasi keterbatasan yang selama ini masih ditemukan di sejumlah ruang perkuliahan.

“Kenapa listrik dan internet menjadi perhatian? Karena kita ingin ruang kelas lebih nyaman, termasuk dengan dukungan AC dan fasilitas yang lebih lengkap. Selama ini memang masih ada keterbatasan,” jelas Bhayu.

Selain pembenahan fasilitas fisik, Rektor UPR juga merencanakan pembukaan saluran pengaduan Halo UPR sebagai sarana komunikasi antara pimpinan universitas dan sivitas akademika. Saluran tersebut akan memberikan ruang bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta warga kampus lainnya untuk menyampaikan saran, kritik, keluhan, maupun pengaduan terkait pelayanan dan penyelenggaraan kegiatan universitas. Pengelolaan saluran ini diharapkan membantu pimpinan memperoleh masukan secara langsung sebagai bahan evaluasi.

Baca Juga  UPR Terima 1.739 Camaba SNBT 2025, 46 Persen Penerima KIP-K

“Untuk saran, kritik, dan pengaduan, nantinya dapat disampaikan melalui Halo UPR, baik melalui WhatsApp maupun email. Kerahasiaan pelapor akan dijaga,” ungkap Bhayu.

Bhayu Rhama dilantik sebagai Rektor Universitas Palangka Raya untuk periode 2026–2030 pada Senin (5/10/2026) oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Badri Munir Sukoco, Ph.D., di Jakarta. Pada awal kepemimpinannya, ia berkomitmen melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus memperkuat pembenahan internal melalui agenda 100 hari kerja. Peningkatan fasilitas pembelajaran, penguatan jaringan listrik dan internet, serta pembukaan Halo UPR menjadi langkah awal untuk mewujudkan pelayanan kampus yang lebih responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. (Red/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts