EKONOMI & BISNISHEADLINENASIONALPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

BPJS Kesehatan Tingkatkan Edukasi Agar Peserta Tetap Aktiff

14
×

BPJS Kesehatan Tingkatkan Edukasi Agar Peserta Tetap Aktiff

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Kegiatan peningkatan edukasi dan sosialisasi guna menjaga keaktifan kepesertaan JKN di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya.

PALANGKA RAYA – BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya terus mengintensifkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat sebagai langkah preventif untuk menekan jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berstatus nonaktif. Upaya tersebut dilakukan guna menjaga keberlangsungan perlindungan kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya mempertahankan status kepesertaan aktif.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya, dr. Hendra Setiawan, mengatakan bahwa keaktifan kepesertaan merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan Program JKN. Peserta yang aktif dapat mengakses layanan kesehatan sesuai ketentuan tanpa terkendala persoalan administrasi akibat tunggakan iuran maupun status kepesertaan yang tidak aktif.

Menurutnya, edukasi kepada masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan karena masih terdapat peserta yang belum memahami pentingnya menjaga kepesertaan tetap aktif. Padahal, perlindungan kesehatan yang disediakan melalui Program JKN hanya dapat dimanfaatkan secara optimal apabila peserta memenuhi kewajibannya, termasuk membayar iuran tepat waktu.

“BPJS Kesehatan terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif. Kami ingin memastikan setiap peserta memahami hak dan kewajibannya sehingga perlindungan kesehatan yang diberikan melalui Program JKN dapat dirasakan secara berkesinambungan,” ujarnya, Selasa (09/06/2026).

Ia menjelaskan, berbagai kegiatan sosialisasi dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, badan usaha, komunitas masyarakat, hingga pemanfaatan media digital. Langkah tersebut bertujuan memperluas jangkauan informasi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat dan pentingnya kepesertaan aktif.

Baca Juga  PGRI Diharapkan Jadi Motor Penggerak Pendidikan Bermutu di Barsel

Selain itu, BPJS Kesehatan juga terus menginformasikan berbagai kemudahan yang tersedia bagi peserta, mulai dari layanan administrasi berbasis digital, kanal pembayaran iuran yang beragam, hingga layanan informasi yang dapat diakses secara cepat dan mudah. Kemudahan tersebut diharapkan dapat membantu peserta memenuhi kewajibannya secara tepat waktu.

Hendra menuturkan bahwa upaya edukasi tidak hanya berfokus pada aspek pembayaran iuran, tetapi juga membangun kesadaran bahwa Program JKN merupakan sistem perlindungan kesehatan yang mengedepankan prinsip gotong royong. Karena itu, partisipasi aktif seluruh peserta menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan program.

“Melalui sosialisasi yang dilakukan secara intensif, kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa menjaga kepesertaan tetap aktif merupakan bentuk perlindungan bagi diri sendiri dan keluarga. Ketika sewaktu-waktu membutuhkan pelayanan kesehatan, peserta dapat langsung memperoleh manfaat Program JKN tanpa hambatan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa peningkatan kesadaran peserta dalam membayar iuran secara rutin juga akan berdampak positif terhadap keberlanjutan sistem jaminan kesehatan nasional. Dengan jumlah peserta aktif yang tinggi, cakupan perlindungan kesehatan masyarakat dapat terus terjaga dan diperkuat.

Baca Juga  Sinergi Pertanian Pusat-Daerah Diperkuat Lewat Koordinasi Strategis

BPJS Kesehatan, lanjut Hendra, akan terus mengembangkan strategi komunikasi yang lebih efektif agar pesan-pesan edukatif dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Pendekatan tersebut dilakukan melalui kombinasi sosialisasi tatap muka, media sosial, layanan informasi digital, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Melalui langkah edukasi dan sosialisasi yang semakin masif, BPJS Kesehatan berharap angka peserta nonaktif dapat ditekan secara bertahap. Di sisi lain, meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga status kepesertaan aktif diharapkan mampu memperkuat perlindungan kesehatan yang merata dan berkelanjutan bagi seluruh peserta Program JKN. (RED/ADV)

+ posts