AKADEMIKAHEADLINENASIONALPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Seleksi Mandiri UPR 2026 Beri Kesempatan Generasi Muda Kalimantan Tengah

15
×

Seleksi Mandiri UPR 2026 Beri Kesempatan Generasi Muda Kalimantan Tengah

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Pembukaan secara resmi pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Jalur Seleksi Mandiri UPR Tahun 2026 di Gedung UTBK Universitas Palangka Raya.

PALANGKA RAYA – Universitas Palangka Raya (UPR) resmi memulai pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Jalur Seleksi Mandiri Tahun 2026 sebagai bagian dari komitmen memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, khususnya putra-putri Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UPR, Dr. Natalina Asi, M.A., di Gedung UTBK Universitas Palangka Raya, Jumat (24/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Dr. Natalina Asi membacakan sambutan Rektor UPR, Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., IPU. Rektor menegaskan bahwa penyelenggaraan Seleksi Mandiri Lokal merupakan wujud tanggung jawab UPR sebagai perguruan tinggi negeri kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah dalam memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan tinggi.

“Universitas Palangka Raya sebagai perguruan tinggi negeri kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah memiliki tanggung jawab memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mengenyam pendidikan tinggi. Melalui jalur mandiri lokal, UPR berupaya mengakomodasi generasi muda agar dapat melanjutkan pendidikan di kampus yang berada di tanah kelahirannya sendiri.”

“Jalur Mandiri Lokal bukan sekadar jalur seleksi, tetapi merupakan ikhtiar Universitas Palangka Raya untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada generasi muda Kalimantan Tengah agar berkembang, berprestasi, dan kelak menjadi motor penggerak pembangunan daerah,” katanya, Jumat (24/7/2026).

Rektor juga menegaskan bahwa UPR berharap seleksi tersebut mampu menjaring calon mahasiswa yang memiliki semangat belajar tinggi, karakter yang baik, serta kepedulian terhadap pembangunan daerah. Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan dengan menjunjung prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, dan keadilan sehingga setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan akademiknya.

Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi Mandiri UPR Tahun 2026, Surya Wijaya, S.E., M.E., menjelaskan hingga penutupan pendaftaran pada 22 Juli 2026 tercatat sebanyak 108 peserta mengikuti seleksi. Para peserta berasal dari lima provinsi, dengan dominasi pendaftar dari Kalimantan Tengah.

Baca Juga  Evaluasi Strategi Konservasi Orangutan Diperkuat Data Baru

Ia merinci, sebanyak 98 peserta berasal dari Kalimantan Tengah, empat peserta dari Kalimantan Selatan, tiga peserta dari Jawa Timur, dua peserta dari Kalimantan Timur, serta satu peserta dari Sumatera Utara. Dari seluruh peserta tersebut, Kota Palangka Raya menjadi daerah dengan jumlah pendaftar terbanyak.

“Peserta terbanyak berasal dari Kota Palangka Raya, yaitu 37 orang. Selebihnya hampir tersebar di seluruh kabupaten di Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Surya mengungkapkan bahwa jumlah peserta tahun ini memang mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 150 orang. Menurutnya, penurunan tersebut dipengaruhi perubahan mekanisme seleksi yang kini mewajibkan seluruh peserta mengikuti UTBK yang diselenggarakan langsung oleh UPR.

“Perubahan mekanisme ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas seleksi, objektivitas, dan transparansi. Jadi peserta tetap harus mengikuti tes meskipun sebelumnya pernah mengikuti SNBT atau SMMPTN-Barat,” jelasnya.

Ia menambahkan, sejumlah peserta yang mengikuti Seleksi Mandiri UPR tahun ini merupakan lulusan seleksi nasional, baik melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun SMMPTN-Barat, yang belum berhasil diterima sehingga kembali memanfaatkan kesempatan melalui jalur mandiri dengan mekanisme ujian yang baru.

Pelaksanaan UTBK Seleksi Mandiri UPR Tahun 2026 berlangsung selama satu hari, yakni pada Jumat (24/7/2026), dengan memanfaatkan enam ruang ujian di Gedung UTBK UPR. Seluruh peserta dibagi ke dalam beberapa sesi yang berlangsung hingga siang hari agar proses seleksi berjalan tertib, efektif, dan sesuai jadwal.

Baca Juga  Kampanye Akbar Kalteng HARMONIS Berlangsung Sukses, Tim Pemenangan Willy-Habib Sampaikan Apresiasi ke Warga Pangkalan Bun

Setelah seluruh tahapan seleksi selesai, peserta yang dinyatakan lulus akan melanjutkan proses registrasi pada 29 Juli hingga 7 Agustus 2026. Jadwal tersebut disusun agar seluruh mahasiswa baru dari jalur mandiri dapat menyelesaikan administrasi sebelum pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

“Kami menargetkan seluruh mahasiswa jalur mandiri sudah registrasi sebelum PKKMB dimulai. Dengan begitu mereka bisa langsung mengikuti PKKMB bersama mahasiswa jalur lainnya dan seluruh proses penerimaan mahasiswa baru dapat selesai tepat waktu,” pungkas Surya.

Melalui pelaksanaan UTBK Jalur Seleksi Mandiri Tahun 2026, UPR kembali menegaskan komitmennya untuk membuka kesempatan pendidikan tinggi yang lebih luas bagi generasi muda, sekaligus memastikan proses seleksi berlangsung objektif, transparan, dan berkualitas guna menghasilkan calon mahasiswa yang siap berkontribusi bagi pembangunan Kalimantan Tengah. (Red/ADV)

+ posts