HEADLINENASIONALPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Karhutla Kereng Bangkirai Dipadamkan, Luas Area 0,13 Hektare

26
×

Karhutla Kereng Bangkirai Dipadamkan, Luas Area 0,13 Hektare

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Personel Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang muncul di Jalan Surung, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, setelah menerima laporan dari masyarakat.

Informasi mengenai kebakaran tersebut diterima petugas sekitar pukul 11.52 WIB. Tim kemudian langsung menuju lokasi dengan membawa sarana pemadaman untuk mengendalikan api sekaligus mencegah penjalaran ke area lain yang berada di sekitar titik kebakaran.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melalui Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah Agustan Saining mengatakan, kesiapsiagaan personel menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi karhutla, khususnya ketika kebakaran terjadi pada kondisi lahan yang mudah terbakar. “Setiap laporan kebakaran harus segera ditindaklanjuti. Respons cepat sangat penting agar api dapat dikendalikan sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ucapnya baru-baru ini.

Di lokasi, petugas mendapati vegetasi yang terbakar berupa semak belukar, pakis-pakisan, pohon akasia, dan pohon tumih. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kawasan yang terbakar merupakan lahan gambut berpasir yang memungkinkan api menjalar dengan cepat.

Baca Juga  Pemkot Palangka Raya Genjot Pembangunan USB dan RKB untuk Dorong Pendidikan Berkualitas

“Petugas melakukan pemadaman sekaligus membatasi penjalaran api. Setelah api berhasil dikendalikan, proses dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala,” tambahnya.

Dalam penanganan tersebut, petugas mengerahkan satu unit mobil tangki Water Supply berkapasitas 5.000 liter. Selain itu, Slip On & Rescue Thanoz, Y Connector, selang tembak, nozzle spray, dan perangkat komunikasi digunakan untuk mendukung proses pemadaman di lapangan.

“Penanganan dilakukan secara menyeluruh dengan memadamkan titik api, membatasi penjalarannya, kemudian melakukan pendinginan pada area yang telah terbakar,” lanjutnya.

Berdasarkan hasil penanganan petugas, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 0,13 hektare. Seluruh area terdampak berhasil dikendalikan dan dipadamkan hingga kondisi terakhir dinyatakan padam total.

Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 13.11 WIB. Kecepatan petugas dalam merespons laporan menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah kebakaran berkembang lebih luas, terutama karena kondisi lahan relatif kering dan memiliki potensi penjalaran api.

Dishut Kalteng mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemunculan asap maupun titik api di lingkungan sekitar. Laporan yang disampaikan sedini mungkin dapat membantu petugas mengetahui lokasi kebakaran dan melakukan penanganan sebelum api semakin meluas.

Baca Juga  Raker Camat Kalteng Mantapkan Strategi Tangani Bencana

“Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau asap di sekitar lingkungannya. Kolaborasi antara masyarakat dan petugas menjadi salah satu kunci dalam mempercepat penanganan karhutla di Kalteng,” ungkap Agustan. (Red/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts