EKONOMI & BISNISHEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Capai 3,53 Persen, Ekonomi Kalimantan Tengah di Triwulan Kedua 2026 Tumbuh Signifikan

12
×

Capai 3,53 Persen, Ekonomi Kalimantan Tengah di Triwulan Kedua 2026 Tumbuh Signifikan

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Kepala BPS Kalimantan Tengah, Toto Haryanto Silitonga, S.Si., M.Eng., menyampaikan Berita Resmi Statistik (BRS) mengenai pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah.

PALANGKA RAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat perekonomian Kalimantan Tengah pada triwulan II-2026 mengalami pertumbuhan sebesar 3,53 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/y-on-y). Secara triwulanan (quarter to quarter/q-to-q), ekonomi daerah juga menunjukkan peningkatan sebesar 2,25 persen. Capaian tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi Kalimantan Tengah yang tetap tumbuh positif di tengah dinamika perekonomian nasional maupun global.

Kepala BPS Kalimantan Tengah, Toto Haryanto Silitonga, S.Si., M.Eng., mengatakan pertumbuhan ekonomi tersebut terlihat dari peningkatan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) baik atas dasar harga berlaku maupun atas dasar harga konstan.

“Perekonomian Kalimantan Tengah pada triwulan II-2026 terhadap triwulan II-2025 tumbuh sebesar 3,53 persen (y-on-y). Jika dilihat secara q-to-q, perekonomian Kalimantan Tengah mengalami peningkatan sebesar 2,25 persen. Perekonomian Kalimantan Tengah berdasarkan besaran PDRB atas dasar harga berlaku (ADHB) triwulan II-2026 mencapai Rp64,7 triliun, sedangkan PDRB atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 mencapai Rp31,5 triliun,” ujar Toto Haryanto Silitonga dalam rilis Berita Resmi Statistik (BRS) di ruang Vicon Kantor BPS Kalimantan Tengah, Jalan Kapten Pierre Tendean Nomor 6, Kota Palangka Raya, Rabu (05/08/2026).

Ia menjelaskan, struktur perekonomian Kalimantan Tengah menurut lapangan usaha masih didominasi sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dengan kontribusi sebesar 23,53 persen. Posisi berikutnya ditempati Industri Pengolahan sebesar 17,16 persen, kemudian Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 12,68 persen. Ketiga sektor tersebut secara bersama-sama menyumbang 53,37 persen terhadap total perekonomian Kalimantan Tengah.

Baca Juga  Wabup Barsel Ajak Jaga Toleransi Lewat Momen Halal Bihalal Kebangsaan

Selain dari sisi lapangan usaha, struktur PDRB berdasarkan pengeluaran juga menunjukkan bahwa Komponen Ekspor Barang dan Jasa menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 57,44 persen. Selanjutnya Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga sebesar 36,63 persen, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 35,49 persen, Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 10,88 persen, Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga sebesar 1,53 persen, serta Perubahan Inventori sebesar 0,23 persen. Adapun Komponen Impor Barang dan Jasa sebagai faktor pengurang memiliki kontribusi sebesar 42,19 persen.

Toto menuturkan, berdasarkan sisi produksi, kategori Pengadaan Listrik dan Gas mencatat pertumbuhan tertinggi secara tahunan, yakni sebesar 13,50 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi berasal dari Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah yang tumbuh 4,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan adanya aktivitas ekonomi yang tetap bergerak pada berbagai sektor utama. Peran sektor primer, industri pengolahan, perdagangan, serta kontribusi ekspor masih menjadi penopang utama dalam pembentukan perekonomian Kalimantan Tengah selama triwulan II-2026. Hal ini juga memperlihatkan bahwa struktur ekonomi daerah masih ditopang sektor-sektor strategis yang memiliki kontribusi besar terhadap nilai tambah regional.

Dalam lingkup regional Kalimantan, Toto menjelaskan bahwa perekonomian masih didominasi Provinsi Kalimantan Timur dengan kontribusi sebesar 46,70 persen terhadap total perekonomian Pulau Kalimantan. Sementara itu, Kalimantan Tengah menempati urutan keempat dengan kontribusi sebesar 12,25 persen. Data tersebut memberikan gambaran posisi Kalimantan Tengah dalam struktur ekonomi regional sekaligus menjadi bagian dari dinamika pertumbuhan ekonomi di Pulau Kalimantan secara keseluruhan.

Baca Juga  Pemkab Katingan Siap Bersinergi Wujudkan Kalteng Aman dan Harmonis

BPS Kalimantan Tengah menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi sebesar 3,53 persen secara tahunan dan peningkatan 2,25 persen secara triwulanan mencerminkan kondisi ekonomi daerah yang tetap tumbuh positif. Dominasi sektor pertanian, industri pengolahan, perdagangan, serta tingginya kontribusi ekspor menjadi faktor penting dalam menopang kinerja ekonomi Kalimantan Tengah pada triwulan II-2026. (Red/ADV)

+ posts