DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINE

DPRD Kalteng Dorong Anak Muda Masuki Sektor Pertanian Modern

5
×

DPRD Kalteng Dorong Anak Muda Masuki Sektor Pertanian Modern

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Anggota Komisi II DPRD Kalteng Sengkon.

PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Sengkon, mendorong generasi muda untuk mengambil peran lebih aktif dalam pengembangan sektor pertanian modern yang dinilai memiliki prospek usaha menjanjikan di masa mendatang. Menurutnya, sektor pertanian saat ini tidak lagi identik dengan metode konvensional, melainkan telah berkembang menjadi bidang usaha yang lebih modern dan berbasis teknologi.

Perkembangan teknologi dinilai telah membawa perubahan besar terhadap pola pengelolaan sektor pertanian. Berbagai inovasi yang diterapkan membuat aktivitas pertanian menjadi lebih efektif, efisien, dan memiliki nilai tambah yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.

Kondisi tersebut dinilai membuka peluang yang luas bagi generasi muda, terutama mereka yang memiliki kemampuan dalam bidang teknologi, inovasi digital, dan pengembangan usaha berbasis kreativitas.

Sengkon mengatakan, perubahan pola pengelolaan tersebut menjadi peluang yang perlu dimanfaatkan oleh kalangan milenial maupun generasi muda untuk terlibat langsung dalam pengembangan pertanian yang lebih maju.

“Pertanian saat ini sudah berkembang jauh. Tidak lagi hanya mengandalkan cara-cara tradisional, tetapi mulai menggunakan teknologi modern yang membuat pengelolaan lebih efektif dan hasil lebih maksimal,” ujarnya, baru-baru ini.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda sangat penting untuk mempercepat transformasi sektor pertanian menuju sistem pertanian cerdas atau smart farming yang saat ini mulai berkembang di berbagai daerah.

Ia menjelaskan, generasi muda memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap perkembangan teknologi. Kemampuan tersebut dapat dimanfaatkan dalam berbagai aspek pengelolaan pertanian, mulai dari penggunaan aplikasi digital, sistem irigasi modern, alat pertanian otomatis, hingga pemasaran hasil panen melalui platform daring.

Baca Juga  Gubernur Kalteng Ajak Semua Pihak Jaga Hubungan Industrial Harmonis

Selain meningkatkan produktivitas, pemanfaatan teknologi juga dinilai mampu memberikan efisiensi dalam proses pengelolaan pertanian, sehingga pelaku usaha dapat memperoleh hasil yang lebih optimal.

“Generasi muda punya kreativitas dan kemampuan memanfaatkan teknologi. Ini menjadi modal penting untuk membangun pertanian yang lebih maju dan berdaya saing,” katanya.

Sengkon menilai sektor pertanian tidak hanya berperan sebagai penopang ketahanan pangan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Menurutnya, apabila dikelola secara baik dengan pendekatan modern, sektor pertanian dapat berkembang menjadi bidang usaha yang memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

Ia juga menilai Kalimantan Tengah memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar untuk mendukung pengembangan sektor pertanian dan agribisnis. Ketersediaan lahan yang luas dinilai menjadi modal penting dalam mendorong peningkatan produktivitas daerah.

Potensi tersebut, menurutnya, perlu dimanfaatkan secara maksimal agar dapat memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan daerah dalam jangka panjang.

“Kita memiliki lahan yang luas dan subur. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan dengan baik, terutama oleh generasi muda yang memiliki semangat dan ide-ide baru,” tuturnya.

Baca Juga  DPRD Kalteng Dorong Perbaikan Infrastruktur Kobar, Warga Minta Jalan Hingga Rambu Keselamatan

Selain itu, Sengkon berharap pengembangan sektor pertanian modern juga didukung melalui kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah maupun sektor swasta. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui program pelatihan, pendampingan, hingga kemudahan akses permodalan bagi generasi muda yang ingin terjun ke bidang pertanian.

Menurutnya, upaya tersebut penting dilakukan agar minat generasi muda terhadap sektor pertanian terus meningkat dan mampu menciptakan regenerasi petani yang memiliki kemampuan serta daya saing tinggi.

“Kalau dikelola dengan serius dan memanfaatkan teknologi, pertanian bisa menjadi sektor usaha yang menjanjikan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian modern dinilai dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah sekaligus membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan. Dengan dukungan teknologi dan kolaborasi yang baik, sektor pertanian diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu kekuatan ekonomi masa depan di Kalimantan Tengah. (Red/ADV)

+ posts