HEADLINENASIONALPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Pengendalian Karhutla Kalteng Diperkuat Melalui Pemadaman Terpadu

25
×

Pengendalian Karhutla Kalteng Diperkuat Melalui Pemadaman Terpadu

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Tengah melalui Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Damkarhutla) terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di berbagai daerah. Langkah tersebut dilakukan melalui operasi pemadaman, patroli lapangan, pemantauan titik panas, hingga peningkatan upaya pencegahan guna menekan potensi meluasnya kebakaran selama musim kemarau.

“Penanganan Karhutla terus dilakukan dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia. Seluruh personel bekerja sesuai tugasnya masing-masing dan terus melaporkan perkembangan kondisi di lapangan,” kata Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining, baru-baru ini.

Menurut Agustan, pengendalian Karhutla dilaksanakan secara terpadu dengan mengoptimalkan personel, peralatan, serta sarana pendukung yang dimiliki. Setiap unsur yang terlibat menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing, disertai pelaporan berkala untuk memastikan kondisi di lapangan dapat dipantau secara menyeluruh dan menjadi dasar pengambilan keputusan secara cepat.

“Berdasarkan data BMKG Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya, pada periode pemantauan 2 Agustus 2026 pukul 00.00 hingga 23.00 WIB terdeteksi sebanyak 125 titik panas atau hotspot di wilayah Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemantauan lapangan menjadi salah satu strategi utama dalam menentukan prioritas penanganan, terutama pada kawasan yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Informasi yang diperoleh dari patroli digunakan untuk menentukan langkah pemadaman maupun tindakan pencegahan di wilayah yang memiliki potensi kebakaran.

Baca Juga  Kolaborasi Katingan dan Kanada Dorong Rotan Lokal Tembus Pasar Ekspor

“Sementara itu, hasil pemantauan hotspot, patroli drone, serta verifikasi melalui sistem Sipongi dan Fine Fuel Moisture Code (FFMC) menunjukkan kondisi Karhutla di Kalimantan Tengah secara umum masih terkendali,” ungkapnya.

Agustan menuturkan, sebagian besar titik panas telah diverifikasi dengan status HS Target Clear. Lokasi tersebut di antaranya berada di Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan, Kecamatan Bulik Timur, Kabupaten Lamandau, serta Kecamatan Bukit Santuai, Antang Kalang, dan Parenggean di Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Meski demikian, Dishut Kalteng masih memberikan perhatian khusus terhadap sejumlah lokasi yang memerlukan penanganan lanjutan. Lokasi tersebut meliputi Kecamatan Dusun Hilir di Kabupaten Barito Selatan yang masih ditemukan asap sisa kebakaran, Kecamatan Paju Epat dan Paku di Kabupaten Barito Timur, serta Kecamatan Manuhing di Kabupaten Gunung Mas,” jelasnya.

Selain operasi pemadaman, Dishut Kalteng juga memperkuat langkah pencegahan dengan melibatkan Masyarakat Peduli Api (MPA), melaksanakan patroli rutin di kawasan lahan gambut, memantau ketersediaan sumber air, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar beserta ancaman sanksi pidana sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga  Bambang Sebut Tren Investasi Perkuat Ekonomi Kalimantan Tengah

“Dalam kegiatan siaran keliling di kawasan Jalan Nagasari dan Kelurahan Petuk Ketimpun, petugas membagikan leaflet, brosur, dan masker, sekaligus mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan titik api sehingga kebakaran dapat ditangani lebih cepat dan tidak meluas,” tandas Agustan. (Red/Adv)

+ posts