DISKOMINFOSTANDI KABUPATEN KATINGANHEADLINENASIONALPEMKAB KATINGANPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Dishut Kalteng Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Katingan

17
×

Dishut Kalteng Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Katingan

Sebarkan artikel ini

KATINGAN – Tim Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Tengah bersama tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Baung Bango, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, setelah menerima laporan dari masyarakat yang melintas di lokasi kejadian pada Rabu (5/8/2026) malam.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Agustan Saining, S.Hut., M.Si., mengatakan informasi dari masyarakat segera ditindaklanjuti dengan mengerahkan personel menuju titik kebakaran untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke kawasan sekitar. “Respons cepat dilakukan sebagai langkah awal agar kebakaran tidak berkembang menjadi lebih besar,” ujarnya, baru-baru ini.

Berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, kebakaran terjadi pada lahan seluas sekitar 0,03 hektare dengan vegetasi berupa semak belukar, pakis, pohon akasia, dan pohon tumih yang berada di atas tanah gambut. Karakteristik lahan tersebut menyebabkan api mudah menjalar sehingga diperlukan penanganan secara cepat dan terukur.

“Kondisi vegetasi serta jenis tanah gambut membuat api relatif cepat menyebar. Karena itu petugas harus segera melakukan pengendalian agar kebakaran dapat segera dikuasai,” kata Agustan.

Baca Juga  Halo Parenting di Perpustakaan Pandawa Bangun Kedekatan Keluarga

Dalam operasi pemadaman tersebut, Dalkarhutla Dishut Kalteng bekerja sama dengan Tim Pemadaman Darat Dishut Provinsi Kalimantan Tengah, Masyarakat Peduli Api (MPA) Baung Bango, TSAK Baung Bango, Damkar Kabupaten Katingan, serta Brigdalkar PT Arjuan Utama Sawit sehingga proses penanganan dapat dilakukan secara terpadu.

“Kolaborasi seluruh unsur sangat penting agar upaya pemadaman berjalan efektif, mulai dari pemadaman api hingga proses pendinginan di lokasi kebakaran,” ucapnya.

Untuk mendukung operasi di lapangan, tim gabungan mengerahkan satu unit mobil Hilux Single Cabin, mesin pompa mini striker, selang hisap, selang tembak, nozzle, serta perangkat komunikasi yang digunakan selama proses penanganan berlangsung.

“Petugas juga memanfaatkan sumber air dari parit di sekitar lokasi untuk mendukung proses pemadaman, pembatasan penjalaran api, dan pendinginan sehingga potensi munculnya api kembali dapat diminimalkan,” jelas Agustan.

Selain melakukan penanganan di lapangan, Dishut Provinsi Kalimantan Tengah terus mengedepankan langkah pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama pada musim kemarau yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga  Maksimalkan Potensi Daerah untuk Barito Utara

“Dalam kesempatan ini kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sehingga kebakaran tidak meluas,” tandas Agustan. (Red/Adv)

+ posts