HEADLINENASIONALPEMKAB PULANG PISAUPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Tim Gabungan Tuntaskan Karhutla Seluas 0,47 Hektare di Bukit Liti

22
×

Tim Gabungan Tuntaskan Karhutla Seluas 0,47 Hektare di Bukit Liti

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Tim Gabungan Berjuang Melakukan Pemadaman di Gambut

PULANG PISAU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Areal Penggunaan Lain (APL) di sekitar Jalan Trans Kalimantan Palangka Raya-Buntok, Desa Bukit Liti, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau. Kebakaran yang terjadi di kawasan vegetasi semak dan lahan gambut tersebut berhasil ditangani tim gabungan setelah api dipadamkan dan lokasi menjalani proses pendinginan, Selasa (11/8/2026).

“Penanganan karhutla terus dilakukan secara cepat dengan mengutamakan pemadaman dan pencegahan agar api tidak meluas,” kata Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustan Saining.

Kebakaran diketahui setelah masyarakat melaporkan kejadian melalui aplikasi WhatsApp. Laporan tersebut kemudian segera ditindaklanjuti tim Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng dengan mengerahkan personel menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

“Penanganan karhutla dilakukan dengan mengutamakan pemadaman dan pencegahan agar api tidak meluas,” ujar Agustan.

Tim gabungan yang diterjunkan terdiri atas personel Dalkarhutla Dinas Kehutanan Kalteng, personel pemadaman darat Dinas Kehutanan Kalteng, serta anggota Polsek Kahayan Tengah. Petugas menyasar titik api sekaligus membuat upaya pembatasan agar kobaran tidak menjalar ke area lain yang masih memiliki vegetasi mudah terbakar.

Baca Juga  Legislator Kalteng Ajak Seluruh Pihak Bersinergi Berantas Narkoba

“Pemadaman dilakukan secara cepat dan pencegahan terus diutamakan agar api tidak meluas,” kata Agustan.

Kondisi lapangan menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman. Vegetasi berupa semak belukar, pakis, paku-pakuan, pohon akasia, dan tanaman penjalar membuat api relatif cepat merambat, ditambah karakteristik lahan gambut serta terbatasnya ketersediaan sumber air di sekitar lokasi kejadian.

“Pemadaman dan pencegahan menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla,” ucap Agustan.

Untuk mendukung operasi pemadaman, petugas menggunakan satu unit mobil tangki berkapasitas 4.000 liter dan satu unit mobil tangki berkapasitas 10.000 liter. Peralatan pendukung lainnya yang digunakan meliputi Y connector, selang tembak, nozzle jet, handy talky, dan telepon seluler untuk menunjang koordinasi selama proses penanganan.

“Upaya pemadaman terus dilakukan dengan cepat dan diarahkan untuk mencegah api meluas,” tutur Agustan.

Dari hasil penanganan, luas lahan yang berhasil dipadamkan diperkirakan mencapai sekitar 0,47 hektare. Pemadaman dilanjutkan dengan pendinginan secara menyeluruh untuk memastikan bara atau titik panas yang tersisa tidak kembali memicu kebakaran di kawasan tersebut.

Baca Juga  Gerakan Nasional, Pemkab Barsel Luncurkan 86 Koperasi Merah Putih

“Penanganan karhutla tetap mengutamakan pemadaman sekaligus pencegahan agar tidak terjadi perluasan kebakaran,” tandas Agustan. (Red/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts