AKADEMIKAHEADLINENASIONAL

KKN Internasional BKS PTN Barat Perkuat Diplomasi Akademik Indonesia

30
×

KKN Internasional BKS PTN Barat Perkuat Diplomasi Akademik Indonesia

Sebarkan artikel ini

TASIKMALAYA – Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Barat kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional III PTN BKS Barat Tahun 2026. Program yang dipusatkan di Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menjadi wadah kolaborasi pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia bersama mahasiswa internasional dari tujuh negara.

Universitas Siliwangi (Unsil) dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan KKN Internasional III PTN BKS Barat Tahun 2026 dengan dukungan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung sebagai co-host. Seluruh peserta akan melaksanakan pengabdian masyarakat dengan mengoptimalkan potensi daerah, termasuk pengembangan sektor eco-tourism, melalui kolaborasi lintas budaya, akademik, dan sosial.

Ketua BKS PTN Barat yang juga Rektor Universitas Palangka Raya, Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., IPU., ASEAN Eng., mengatakan keberhasilan pelaksanaan KKN Internasional III merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perguruan tinggi anggota BKS PTN Barat, pemerintah daerah, panitia pelaksana, dosen pembimbing lapangan, mitra internasional, hingga masyarakat di lokasi kegiatan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Universitas Siliwangi sebagai host, Institut Seni Budaya Indonesia Bandung sebagai co-host, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Pemerintah Kabupaten Pangandaran, seluruh perguruan tinggi negeri anggota BKS PTN Barat, mitra internasional, serta mahasiswa dari Indonesia dan tujuh negara yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan program tersebut.

“Kehadiran mahasiswa internasional dalam kegiatan KKN ini menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya menjadi ruang implementasi ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkuat kolaborasi, memperluas pertukaran pengetahuan, membangun jejaring akademik, serta mempererat persahabatan antarbangsa,” ujar Prof. Salampak, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga  Makna Galungan Kuningan Perkuat Spirit Umat Hindu Palangka Raya

Menurutnya, KKN Internasional merupakan investasi strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, adaptif, berkarakter, dan memiliki daya saing global. Program tersebut sekaligus menjadi kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, memperkuat riset dan inovasi, serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Prof. Salampak menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak boleh menjadi menara gading yang terpisah dari kehidupan masyarakat. Kampus harus hadir sebagai pusat ilmu pengetahuan yang mampu melahirkan inovasi, menawarkan solusi atas berbagai persoalan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Prinsip tersebut, lanjutnya, sejalan dengan paradigma Kampus Berdampak yang menempatkan manfaat bagi masyarakat sebagai salah satu ukuran keberhasilan perguruan tinggi, selain capaian akademik, publikasi ilmiah, maupun reputasi institusi.

Ia juga berpesan kepada seluruh mahasiswa peserta KKN Internasional agar menjalankan pengabdian dengan penuh kerendahan hati. Mahasiswa diminta mengedepankan sikap mendengar kebutuhan masyarakat sebelum menawarkan solusi serta menjadikan pengalaman tersebut sebagai proses pembentukan karakter kepemimpinan, empati, integritas, dan kepedulian sosial.

“Pelaksanaan KKN Internasional bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi merupakan upaya menyiapkan generasi muda yang mampu belajar dari masyarakat, mengabdikan ilmu pengetahuan, membangun jejaring lintas budaya, serta membawa nama baik perguruan tinggi dan bangsa di tingkat global. KKN Internasional juga merupakan bagian dari diplomasi akademik Indonesia. Mahasiswa dan dosen menjadi duta intelektual bangsa yang membawa nilai integritas, profesionalisme, penghormatan terhadap keberagaman, dan semangat gotong royong,” kata Prof. Salampak.

Baca Juga  Bank Indonesia Bersama Pemkab Seruyan Gelar Pelatihan Digitalisasi UMKM Berkelanjutan

Selama pelaksanaan program, mahasiswa akan ditempatkan di Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran yang memiliki berbagai potensi unggulan di bidang budaya, pendidikan, pertanian, kelautan, pariwisata, hingga pemberdayaan masyarakat. Kawasan tersebut menjadi laboratorium pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa memahami kebutuhan masyarakat sekaligus menghadirkan inovasi yang relevan sesuai potensi daerah.

Melalui KKN Internasional III PTN BKS Barat Tahun 2026, BKS PTN Barat berharap kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, masyarakat, dan mitra internasional terus berkembang sebagai fondasi pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdampak. Program ini juga diharapkan semakin memperkuat diplomasi akademik Indonesia sekaligus memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. (Red/ADV)

+ posts