AKADEMIKAHEADLINENASIONALPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

OJK dan BEI Kalteng Bekali Mahasiswa FEB UPR  Pengetahuan Investasi Pasar Modal 

15
×

OJK dan BEI Kalteng Bekali Mahasiswa FEB UPR  Pengetahuan Investasi Pasar Modal 

Sebarkan artikel ini

PALANGKARAYA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah berkolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalimantan Tengah memberikan edukasi pasar modal kepada mahasiswa baru Universitas Palangka Raya (UPR). Pembekalan melalui Sekolah Pasar Modal tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPR serta Road to Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) Tahun 2026.

“Generasi muda perlu memahami pengelolaan keuangan dan perencanaan masa depan sejak dini, termasuk mengenali investasi berdasarkan profil risiko masing-masing,” terang Ika, baru-baru ini.

Manajer Bidang Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Kalteng, Ika Budhi Pratiwi, mengatakan pengenalan pasar modal kepada mahasiswa merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan di kalangan generasi muda. Edukasi tersebut juga diarahkan agar mahasiswa lebih waspada terhadap berbagai penawaran keuangan digital yang berpotensi ilegal.

“Di tengah semakin maraknya penawaran keuangan digital, kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal juga menjadi hal yang tidak kalah penting,” ujar Ika.

Data pasar modal di Kalimantan Tengah memperlihatkan pertumbuhan jumlah investor dari 167.839 investor pada Januari menjadi 252.709 investor pada Juni 2026. Dari jumlah tersebut, Kota Palangka Raya mencatat 30.766 investor atau sekitar 12,17 persen dari total investor di Kalimantan Tengah dan menempati posisi kedua setelah Kabupaten Kapuas.

Baca Juga  Mahasiswa Palangka Raya Diajak Aktif Awasi Layanan Publik

“Pertumbuhan investor yang positif perlu dibarengi dengan peningkatan pemahaman agar masyarakat tidak sekadar menjadi investor, tetapi juga mampu mengambil keputusan investasi secara bijak,” jelas Ika.

Edukasi pasar modal dalam kegiatan tersebut disampaikan Deputi Kepala BEI Kalimantan Tengah, Randy Perdana, dengan memperkenalkan berbagai instrumen investasi kepada mahasiswa. Perwakilan perusahaan sekuritas juga memberikan pemahaman mengenai aplikasi perdagangan saham secara daring serta dasar-dasar analisis saham yang dapat menjadi bekal bagi calon investor pemula.

“Diskusi bersama mahasiswa berlangsung interaktif, terutama saat membahas strategi investasi pemula, pengelolaan risiko, dan cara mengenali penawaran investasi ilegal,” kata Ika.

Selain pertumbuhan jumlah investor, nilai transaksi saham di Kalimantan Tengah juga mengalami pergerakan sepanjang periode Januari hingga Juni 2026. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,05 triliun pada Januari dan menjadi Rp1,2 triliun pada Juni, sehingga edukasi yang berkelanjutan dinilai penting untuk menjaga kualitas pertumbuhan investor.

Baca Juga  Apresiasi Bupati Katingan Pada Peran Strategis Bidan

“Melalui edukasi yang berkelanjutan, generasi muda diharapkan semakin cakap mengelola keuangan, bijak berinvestasi, serta mampu berkontribusi terhadap penguatan perekonomian daerah,” tandas Ika. (Red/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts