EKONOMI & BISNISHEADLINENASIONALTEKNOLOGI INFORMASI DIGITAL

RUPSLB Indosat Perkuat Kepemimpinan dan Ekosistem AI Nasional

7
×

RUPSLB Indosat Perkuat Kepemimpinan dan Ekosistem AI Nasional

Sebarkan artikel ini

JAKARTA — PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH) resmi memperoleh persetujuan pemegang saham untuk memperpanjang masa jabatan Presiden Direktur dan Chief Executive Officer (CEO) Vikram Sinha dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Keputusan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus mempercepat transformasi berbasis kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia.

Perseroan juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris setelah menerima pengunduran diri Seppalga Ahmad dari jabatannya sebagai Komisaris. Corporate Secretary, Director dan Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Reski Damayanti mengatakan, “Kami menyambut babak baru bagi Indosat, dengan momentum yang kuat dan peluang pertumbuhan yang semakin besar. Berbekal fondasi yang telah kami bangun, kami siap memperluas implementasi strategi AI North Star, memperkuat Customer Love, serta terus mengembangkan kapabilitas untuk menciptakan masa depan digital yang lebih berkelanjutan dan inklusif,” ujarnya, baru-baru ini.

Keputusan yang dihasilkan dalam RUPSLB tersebut diyakini semakin memperkuat arah bisnis Perseroan dalam menghadapi perkembangan industri digital. Keberlanjutan kepemimpinan dinilai menjadi fondasi penting bagi Indosat untuk melanjutkan agenda transformasi jangka panjang sekaligus memperluas penerapan strategi AI North Star di berbagai sektor.

Baca Juga  Warga Eka Bahurui Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur Desa

Dalam keterangannya, Reski menegaskan bahwa Indosat optimistis dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia bersama pelanggan, mitra, pemegang saham, dan seluruh ekosistem. Menurutnya, kolaborasi yang telah terbangun menjadi modal penting untuk menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat melalui inovasi teknologi berbasis AI.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Indosat terus membangun fondasi infrastruktur AI yang terintegrasi, mulai dari pengembangan infrastruktur, layanan cloud, platform digital, hingga solusi berbasis AI. Langkah itu diharapkan mampu memperluas akses teknologi AI bagi pelaku usaha maupun masyarakat di berbagai daerah.

Perseroan juga menjelaskan bahwa penguatan kapasitas komputasi dilakukan melalui Zankore dengan kontrak jangka panjang berkapasitas 200 megawatt (MW). Selain itu, RAIA Grid yang didukung jaringan fiber optik sepanjang 86 ribu kilometer menjadi tulang punggung konektivitas untuk menghadirkan layanan AI kepada pelaku usaha, pengembang, peneliti, hingga masyarakat secara lebih luas.

Kedua infrastruktur tersebut menjadi bagian penting dalam pembangunan AI Factory milik Indosat. Kehadirannya tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kapasitas teknologi, tetapi juga memastikan implementasi AI mampu menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial secara berkelanjutan.

Di sisi lain, Indosat turut memperkuat investasi pada pengembangan sumber daya manusia. Perseroan menargetkan mampu memberdayakan hingga dua juta talenta digital pada tahun 2030 melalui kolaborasi bersama perguruan tinggi, pemerintah, perusahaan teknologi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga  Renovasi Sekolah Rakyat Palangka Raya Rampung Tunggu Launching Pusat

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat riset AI, mempercepat inovasi, sekaligus meningkatkan kompetensi digital yang sesuai dengan kebutuhan industri. Bersamaan dengan itu, Indosat terus memperluas akses masyarakat dan pelaku usaha terhadap berbagai peluang ekonomi digital di seluruh Indonesia.

Melalui penguatan kepemimpinan, pengembangan infrastruktur AI, investasi pada talenta digital, serta penerapan teknologi yang lebih efisien seperti uji coba AI-RAN, Indosat menegaskan komitmennya membangun ekosistem AI yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat daya saing Indonesia dalam ekonomi digital global. (Red/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts