HEADLINENASIONALPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Perbaikan Sumur Bor Diperkuat Hadapi Karhutla Kalteng

10
×

Perbaikan Sumur Bor Diperkuat Hadapi Karhutla Kalteng

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran

PALANGKARAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengoptimalkan sarana pendukung di lapangan. Salah satu langkah yang dilakukan ialah memperbaiki sejumlah sumur bor yang mengalami kendala agar kembali berfungsi sebagai sumber air untuk membantu proses pemadaman kebakaran.

“Sumur bor yang dibuat sebelumnya ada yang tidak bisa mengeluarkan air atau tertutup. Kebetulan membuat sumur bor tidak membutuhkan waktu yang lama, sekitar dua sampai tiga jam sudah ketemu sumber air. Karena itu, sumur bor yang tertutup atau tidak mengeluarkan air terus kami upayakan untuk diperbaiki agar dapat dimanfaatkan dalam penanganan karhutla,” kata Agustiar, baru-baru ini.

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran didampingi Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo beserta jajaran menyampaikan, keberadaan sumur bor menjadi salah satu sarana yang perlu dipastikan fungsinya di tengah kondisi karhutla. Perbaikan dilakukan terhadap sumur bor yang sebelumnya tidak dapat mengeluarkan air maupun mengalami kondisi tertutup.

“Sumur bor yang tidak berfungsi tetap kami upayakan agar dapat diperbaiki. Kalau sumber air bisa ditemukan dalam waktu sekitar dua sampai tiga jam, maka sarana tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung penanganan kebakaran,” ujarnya.

Baca Juga  Maryani Sabran Tekankan Kolaborasi Semua Pihak untuk Percepat Perbaikan Jalan Nasional di Kalteng

Menurut Agustiar, upaya memperbaiki sarana sumber air tersebut dilakukan bersamaan dengan koordinasi bersama lembaga terkait dan berbagai elemen masyarakat. Kolaborasi diperlukan karena wilayah Kalteng sangat luas dengan karakteristik lahan yang beragam, termasuk hamparan lahan gambut yang cukup besar sehingga penanganan karhutla membutuhkan dukungan banyak pihak.

“Kita terus melakukan koordinasi bersama lembaga terkait beserta seluruh elemen masyarakat untuk melakukan perbaikan sumur bor yang tertutup atau tidak mengeluarkan air. Kami menyadari wilayah Kalimantan Tengah sangat luas dan memiliki lahan gambut yang luas, sehingga upaya tersebut tentunya tidak mudah. Hal ini membutuhkan dukungan seluruh masyarakat yang ada,” katanya.

Ketersediaan sumber air dinilai menjadi bagian penting dalam kesiapan menghadapi karhutla. Sumur bor yang berfungsi dengan baik dapat membantu menyediakan sumber air di lokasi yang membutuhkan penanganan, terutama ketika akses terhadap sumber air lain terbatas atau berada cukup jauh dari titik kebakaran.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri karena luasnya wilayah Kalimantan Tengah membutuhkan kepedulian dan dukungan seluruh masyarakat,” tegas Agustiar.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga memberikan perhatian terhadap faktor manusia yang menjadi salah satu penyebab terjadinya karhutla. Agustiar menyebut sebagian kejadian kebakaran hutan dan lahan dipicu oleh aktivitas pembakaran yang dilakukan manusia, sehingga pencegahan harus diperkuat melalui kesadaran dan kepatuhan masyarakat.

Baca Juga  Pemerintah Katingan Siapkan Fasilitas Rest Area untuk Jemaah Haul Abah Guru Sekumpul

“Jangan melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Kita sama-sama menjaga lingkungan karena pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama,” ungkapnya.

Agustiar juga menyinggung kejadian di Kabupaten Pulang Pisau yang melibatkan dua orang yang diduga melakukan pembakaran lahan dan kasus tersebut telah ditangani pihak berwajib. Menurutnya, penindakan terhadap dugaan pelanggaran harus berjalan seiring dengan penguatan upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Kita sama-sama menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran. Dengan koordinasi, kesiapan sarana, serta dukungan seluruh masyarakat, penanganan karhutla di Kalimantan Tengah dapat dilakukan bersama-sama agar dampaknya tidak semakin meluas,” tandas Agustiar. (Red/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts