HEADLINENASIONAL

Aktris—Aktivis Lingkungan Sherina Munaf Ikut Turun Langsung Tangani Karhutla di Kalimantan Tengah

12
×

Aktris—Aktivis Lingkungan Sherina Munaf Ikut Turun Langsung Tangani Karhutla di Kalimantan Tengah

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Aktris dan aktivis lingkungan Sherina Munaf terlibat langsung tangani Karhutla di Kalteng.

PALANGKA RAYA – Aktris sekaligus aktivis lingkungan Sherina Munaf turut memberikan perhatian terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah dengan turun langsung ke kawasan terdampak. Kehadirannya menjadi perhatian karena Sherina melihat secara langsung kondisi lahan gambut yang terdampak kebakaran serta upaya petugas dan relawan dalam menangani bara api yang masih berada di bawah permukaan tanah.

“Penanganan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Semua unsur harus bergerak sesuai kewenangan dan perannya masing-masing,” kata Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining, baru-baru ini.

Melalui sejumlah dokumentasi yang dibagikan di media sosial, Sherina terlihat berada di kawasan terdampak karhutla, termasuk wilayah lahan gambut di Kalimantan Tengah. Dalam unggahannya, ia menyoroti kondisi kebakaran yang masih menyisakan bara di bawah permukaan tanah serta perjuangan petugas dan relawan yang melakukan penanganan di lapangan.

FOTO Ist.: Aktris dan aktivis lingkungan Sherina Munaf terlibat langsung tangani Karhutla di Kalteng.

“Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kerja sama dan koordinasi yang kuat, kita dapat melakukan pencegahan lebih dini serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan,” ujar Agustan.

Baca Juga  OJK Dorong Stabilitas Pasar Modal, Akhir Februari 2025 Indeks Saham Domestik Ditutup Melemah 11,80 Persen

Perhatian Sherina tidak hanya tertuju pada dampak karhutla terhadap manusia, tetapi juga terhadap keberlangsungan satwa liar yang habitatnya terdampak kebakaran. Sejumlah satwa, termasuk orangutan dan satwa liar lainnya, menghadapi risiko kehilangan ruang hidup ketika kawasan hutan dan lahan gambut terbakar.

“Penanganan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak,” kata Agustan, menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai unsur dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan.

Kondisi tersebut juga menjadi perhatian Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah yang sebelumnya mengingatkan bahwa kebakaran dapat mengganggu habitat satwa dilindungi. Satwa yang kehilangan habitat dapat terdorong keluar dari kawasan asalnya untuk mencari lokasi yang lebih aman dan mendukung kelangsungan hidupnya.

“Semua unsur harus bergerak sesuai kewenangan dan perannya masing-masing,” ujar Agustan, terkait pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat, dunia usaha, relawan, dan masyarakat dalam penanganan karhutla.

Baca Juga  Kebersamaan Hangat Sambut Muskomwil V Apeksi di Palangka Raya

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat koordinasi penanganan karhutla melalui sistem pemantauan yang terhubung dengan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) serta sejumlah titik pemantauan. Melalui sistem tersebut, perkembangan kondisi karhutla di lapangan dapat dipantau sehingga arahan dan kebijakan penanganan dapat disesuaikan dengan dinamika serta tingkat keparahan kebakaran.

“Dengan kerja sama dan koordinasi yang kuat, kita dapat melakukan pencegahan lebih dini serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan,” tandas Agustan. (Red/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts