HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Teknologi Smart Greenhouse Antar Hortikultura Kalteng Menuju Pertanian Masa Depan

11
×

Teknologi Smart Greenhouse Antar Hortikultura Kalteng Menuju Pertanian Masa Depan

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Upaya modernisasi sektor pertanian di Kalteng terus menunjukkan hasil positif. Salah satunya melalui pengembangan Smart Greenhouse milik Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Kalteng yang berhasil membuktikan bahwa penerapan teknologi mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menghasilkan komoditas hortikultura berkualitas tinggi.

Keberhasilan panen melon di kawasan Smart Greenhouse menjadi gambaran nyata bahwa sistem budidaya berbasis teknologi dapat menciptakan pola pertanian yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Model ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi petani untuk mulai mengadopsi teknologi dalam meningkatkan hasil produksi.

Panen yang berlangsung di Smart Greenhouse UPT Balai Pengujian Mutu Pakan, Perbibitan, dan Hijauan Makanan Ternak (BPMPPHMT), Jalan Tjilik Riwut Km 38, Palangka Raya, Minggu (2/8/2026), dipimpin Kepala Dinas TPHP Kalteng, Rendy Lesmana. Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, bersama rombongan.

Rendy Lesmana menjelaskan Smart Greenhouse menjadi salah satu inovasi yang dikembangkan untuk mendukung pertanian modern melalui pemanfaatan teknologi budidaya. Selain meningkatkan produktivitas, sistem ini juga mampu menjaga kualitas hasil panen sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Melalui Smart Greenhouse, kami ingin menunjukkan bahwa penerapan teknologi budidaya mampu menghasilkan produk hortikultura yang berkualitas, lebih efisien, dan memiliki nilai ekonomi. Harapannya, model seperti ini dapat direplikasi oleh kelompok tani maupun masyarakat sesuai potensi yang dimiliki,” ujarnya.

Baca Juga  Program Makan Bergizi Gratis Serap 650 Tenaga Kerja

Panen kali ini dilaksanakan di Smart Greenhouse II dengan luas sekitar 500 meter persegi menggunakan sistem hidroponik. Sebanyak 880 batang tanaman melon berhasil menghasilkan sekitar 1,1 ton buah berkualitas yang siap dipasarkan.

Beragam varietas unggulan dikembangkan di kawasan itu, antara lain Kansen (Legi Hami), Dalmesion, Honey Ground, Validas (Hami), Hamichi (Sweet Hami), dan Sweet Net 9 (Legi Songo). Keberagaman varietas menjadi salah satu keunggulan karena mampu menghadirkan pilihan buah dengan cita rasa, tekstur, serta karakter yang berbeda sesuai kebutuhan pasar.

Pengembangan Smart Greenhouse masih terus berlanjut. Saat ini Smart Greenhouse III telah memasuki tahap budidaya dan ditargetkan memasuki masa panen pada akhir Agustus 2026.

Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi hortikultura sekaligus memperkuat fungsi kawasan sebagai pusat pembelajaran pertanian modern bagi petani, pelajar, hingga masyarakat umum.

Dalam kesempatan yang sama, Aisyah Thisia Agustiar Sabran meninjau langsung proses budidaya melon sebagai bagian dari penguatan program ketahanan pangan keluarga.

Ia menyampaikan pemanfaatan lahan produktif menjadi langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi keluarga.

Melalui Gerakan PKK, masyarakat terus didorong untuk mengoptimalkan pekarangan sebagai sumber pangan yang produktif. Pemanfaatan lahan secara maksimal diyakini mampu melahirkan keluarga yang lebih sehat, mandiri, dan memiliki ketahanan ekonomi yang lebih baik.

Baca Juga  'Ku Desak Willy-Habib' Volume #2, Willy Yoseph Serap Berbagai Aspirasi Masyarakat Gunung Mas

Aisyah menambahkan, berbagai program TP PKK Kalteng akan terus diselaraskan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta visi Pemprov, “Kalteng BERKAH, Kalteng Maju”.

Sinergi pemerintah, TP PKK, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan mampu menghadirkan inovasi yang memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mempercepat penurunan stunting, sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi keluarga berbasis potensi lokal. (adv)

+ posts