HEADLINENASIONALPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Perkuat Pemadaman Karhutla, Pemprov Kalteng Ikut sertakan Tiga Helikopter Water Bombing

37
×

Perkuat Pemadaman Karhutla, Pemprov Kalteng Ikut sertakan Tiga Helikopter Water Bombing

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Dukungan Operasi Udara Pemadaman Karhutla di Kalteng 2026

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah dengan memanfaatkan dukungan operasi udara. Upaya tersebut dilakukan untuk membantu mempercepat pemadaman titik api yang sulit ditangani hanya melalui jalur darat.

Kepala Dinas Kehutanan Kalteng Agustan Saining mengatakan, dukungan udara dalam penanganan karhutla masih berjalan hingga saat ini. Pemerintah daerah memanfaatkan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendukung operasi pemadaman di lapangan baru-baru ini.

“Water bombing masih tiga helikopter yang membantu kita dari BNPB. Ada juga satu helikopter patroli,” ucap Agustan.

Tiga helikopter water bombing tersebut dikerahkan untuk membantu menjangkau area yang mengalami kebakaran dan memiliki kendala dalam penanganan secara langsung dari darat. Selain armada pemadaman, keberadaan helikopter patroli juga berperan dalam membantu memperoleh gambaran kondisi karhutla di wilayah terdampak.

Menurut Agustan, dukungan operasi udara menjadi bagian penting dalam upaya pengendalian karhutla, terutama pada lokasi yang memiliki kondisi medan atau akses yang menyulitkan personel pemadam. Pemanfaatan helikopter water bombing diharapkan dapat membantu menekan perkembangan api agar tidak semakin meluas.

Baca Juga  Forum Satu Data Dorong Transformasi Digital Pemerintahan Daerah

“Namun, penanganan tetap dilakukan dengan melihat kondisi lapangan serta mengutamakan keselamatan personel yang bertugas,” ungkapnya.

Agustan menegaskan, keberadaan armada udara tidak berarti seluruh proses pemadaman dapat dilakukan tanpa mempertimbangkan situasi di lapangan. Setiap tindakan penanganan tetap disesuaikan dengan perkembangan kebakaran, kondisi medan, cuaca, serta faktor keselamatan petugas yang berada di lokasi.

“Kita tetap melihat situasi di lapangan. Penanganan tidak boleh dipaksakan apabila kondisi membahayakan petugas,” jelas Agustan.

Pemerintah Provinsi Kalteng bersama unsur terkait terus melakukan penanganan secara terpadu dengan mengombinasikan operasi darat dan dukungan udara. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mengendalikan karhutla sekaligus meminimalkan risiko terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar lokasi kebakaran.

Selain membantu pemadaman, helikopter patroli yang disiapkan BNPB dapat mendukung pemantauan kondisi wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran. Informasi dari pemantauan tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan langkah penanganan yang disesuaikan dengan situasi aktual di lapangan.

Baca Juga  Turnamen Mini Soccer ASN Palangka Raya Pererat Kebersamaan dan Semangat Kerja

“Yang paling utama dalam penanganan karhutla adalah kondisi di lapangan dan keselamatan personel. Semua langkah harus dilakukan secara terukur agar pemadaman berjalan efektif tanpa mengabaikan keselamatan petugas,” tandas Agustan. (Red/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts