HEADLINEHUKUM & PERISTIWANASIONALPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

PWI Kalteng Serukan Dukungan Bersama Lawan Bahaya Narkoba

14
×

PWI Kalteng Serukan Dukungan Bersama Lawan Bahaya Narkoba

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Ketua PWI Kalteng M Zainal

PALANGKA RAYA – Gugurnya tiga anggota Kepolisian saat menjalankan tugas pemberantasan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, menjadi perhatian sejumlah kalangan di Kalimantan Tengah. Peristiwa tersebut sekaligus memunculkan semangat untuk memperkuat gerakan bersama dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Kami insan pers yang tergabung dalam PWI Kalteng sangat mengapresiasi langkah GDAN yang didukung penuh Bapak Gubernur dalam mendeklarasikan perang melawan narkoba. Ini penting untuk menyelamatkan generasi penerus dari pengaruh narkoba yang sangat merusak,” tutur Ketua PWI Kalteng M Zainal kepada sejumlah awak media di Balai PWI Kalteng, baru-baru ini.

Semangat tersebut diwujudkan Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) Kalteng yang digagas Sadagori H Binti dengan dukungan Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran. GDAN menggelar Deklarasi Perang Melawan Narkoba di Bundaran Talawang, Palangka Raya, dengan melibatkan 3.333 massa dari berbagai kalangan sebagai bentuk komitmen bersama memerangi narkoba.

Menurut Zainal, gerakan tersebut tidak akan berjalan optimal apabila hanya mengandalkan keterlibatan GDAN bersama pemerintah dan aparat penegak hukum. Ia menilai, persoalan narkoba merupakan ancaman bersama sehingga membutuhkan keterlibatan masyarakat secara luas dalam upaya pencegahan dan pemberantasannya.

Baca Juga  Pemkab Barito Selatan dan Adaro Perkuat Sinergi Pembangunan

“Semangat GDAN perlu mendapat dukungan dari semua pihak dan kalangan. Jika hanya GDAN, Gubernur, Kapolda, Pangdam, Kejati, Bupati, dan Wali Kota saja yang bergerak, hal itu sangat mustahil,” katanya.

Ia mengatakan, keterlibatan berbagai unsur masyarakat dapat menjadi kekuatan penting untuk memutus ruang gerak peredaran narkoba sekaligus mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. Dengan kebersamaan tersebut, generasi Kalimantan Tengah diharapkan dapat tumbuh dan berkembang serta memiliki kemampuan untuk bersaing demi kemajuan daerah.

Sebagai Ketua Harian DAD Katingan, Zainal juga menilai pers memiliki tanggung jawab sosial dalam menyampaikan informasi dan membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba. Karena itu, insan pers di Kalimantan Tengah diharapkan turut mengambil bagian dalam menyuarakan pentingnya lingkungan yang bebas dari pengaruh narkoba.

Baca Juga  Ahmada Dahlan: Sosok Penggerak Muda yang Menginspirasi Kalimantan Tengah

“Tidak dipungkiri, pengaruh narkoba merusak semua sendi kehidupan. Mungkin saja akibat pengaruh narkoba ini, generasi terbaik Kalteng akan hilang dan daerah kita akan hancur,” tegasnya.

Atas kondisi tersebut, Zainal mengajak seluruh insan pers, khususnya yang tergabung dalam PWI Kalteng, untuk bersama-sama menggelorakan semangat Kalteng bebas dari pengaruh narkoba. Menurutnya, dukungan publik yang kuat akan memperbesar peluang keberhasilan gerakan pemberantasan narkoba di Bumi Tambun Bungai.

“Kami yakin, jika semua bergandengan tangan dalam memberantas narkoba ini, Kalteng akan semakin berkah, semakin maju, dan semakin sejahtera,” tandas Zainal. (Red/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts