HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Agustiar Sabran Tegaskan Narkoba Musuh Bersama, Kalteng Perkuat Perlindungan Generasi Muda

8
×

Agustiar Sabran Tegaskan Narkoba Musuh Bersama, Kalteng Perkuat Perlindungan Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Ancaman narkotika terhadap generasi muda menjadi perhatian serius Pemprov Kalteng.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menerima penghargaan dan apresiasi atas dukungan terhadap upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Penghargaan juga diberikan kepada lima kepala daerah, yakni Bupati Barito Selatan, Barito Timur, Katingan, Seruyan dan Gunung Mas.

Dalam rangkaian kegiatan itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) turut menyerahkan santunan kepada keluarga anggota kepolisian yang gugur dalam penggerebekan kasus narkoba di Tumbang Kalemei, Katingan.

Agustiar Sabran menyampaikan, pemberantasan narkoba harus dilakukan melalui sinergi lintas sektor. Pemerintah dan aparat penegak hukum membutuhkan dukungan masyarakat untuk mencegah penyalahgunaan sekaligus memutus mata rantai peredaran narkotika.

Ia mengatakan, narkoba bukan hanya persoalan penegakan hukum. Penyalahgunaan narkotika juga berkaitan dengan masa depan sumber daya manusia karena dapat merusak kesehatan, produktivitas dan kehidupan sosial seseorang.

“Narkoba ini penjajah. Awalnya menyenangkan, tetapi kemudian merusak generasi bangsa. Kita harus bersatu menangani narkoba. Generasi muda inilah yang ke depannya memimpin negara ini,” kata Agustiar dalam sambutannya pada kegiatan Gebyar Ananda Bersinar dan Kuliah Umum Kepala BNN Pusat di Aula Jayang Tingang Lantai II, Kamis (20/8/2026).

Baca Juga  DPR RI Tetapkan Lima Nama Dewan Komisioner, Friderica Widyasari Dewi Pimpin OJK Periode Baru

Gubernur mengajak seluruh unsur masyarakat memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Upaya pencegahan perlu dimulai dari keluarga dan lingkungan pendidikan, kemudian diperkuat melalui peran pemerintah, aparat, organisasi masyarakat serta berbagai pihak lainnya.

“Tingginya kasus penyalahgunaan narkoba jelas memerlukan perhatian serius dari semua pihak. Perang terhadap narkoba adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Agustiar menambahkan, pemberantasan narkoba merupakan perjuangan untuk menyelamatkan manusia.

Karena itu, penanganannya perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki ruang tumbuh yang aman dan terbebas dari ancaman narkotika.

“Semangat perjuangan melawan narkoba bukan lagi sekadar penegakan hukum semata, melainkan sebuah perang untuk kemanusiaan, untuk menyelamatkan masyarakat dan generasi mendatang,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BNN Republik Indonesia Komjen Pol Suyudi Ario Seto menyampaikan bahwa pemberantasan narkoba bukan pekerjaan mudah.

Hal itu disampaikannya dalam kuliah umum yang dihadiri Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, para bupati dan wakil bupati serta jajaran Forkopimda.

Baca Juga  Kebersamaan Civitas Akademika Warnai Lomba Mancing Dies Natalis UPR ke-62

Suyudi menekankan, pembangunan bangsa harus ditopang oleh sumber daya manusia yang berkualitas. Kemajuan teknologi dan pembangunan tidak akan memberikan hasil optimal apabila generasi muda kehilangan integritas dan produktivitas akibat penyalahgunaan zat adiktif.

“Pembangunan SDM adalah pondasi utama kemajuan bangsa yang sehat, cerdas, produktif, berintegritas sepenuhnya bebas narkoba,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan generasi muda agar membangun ketahanan diri dan tidak mudah terpengaruh lingkungan yang mendorong penyalahgunaan narkotika.

Ancaman narkoba, katanya, dapat menyasar siapa saja tanpa membedakan suku, agama, ras maupun kedudukan.

“Narkoba tidak kenal suku, agama, ras, jabatan, pangkat,” pungkasnya. (adv)

Facebook Comments Box
+ posts