HEADLINE

Prof. Bhayu Rhama Resmi Pimpin UPR Periode 2026–2030

22
×

Prof. Bhayu Rhama Resmi Pimpin UPR Periode 2026–2030

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Prosesi pelantikan Prof. Bhayu Rhama sebagai Rektor UPR periode 2026–2030 di Gedung Kemendiktisaintek, Jakarta.

JAKARTA – Prof. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D. resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030 dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di Gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Jakarta. Pelantikan tersebut menandai dimulainya masa kepemimpinan Bhayu untuk membawa UPR menjalankan agenda akademik dan kelembagaan selama empat tahun mendatang.

“UPR adalah rumah bersama,” kata Bhayu seusai ditetapkan sebagai rektor terpilih dalam pemilihan tahap akhir.

Pelantikan Prof. Bhayu dilakukan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendiktisaintek, Prof. Badri Munir Sukoco, S.E., M.B.A., Ph.D., dalam agenda yang juga melantik sejumlah pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI), pejabat fungsional, serta kepala sekolah. Dalam prosesi tersebut, Badri Munir sekaligus memimpin pengambilan sumpah/janji para pemimpin PTN yang dilantik.

“Teman-teman yang belum terpilih kita akan rangkul semua untuk menjadi satu dalam keluarga besar UPR,” ujar Bhayu.

Pelantikan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pergantian kepemimpinan UPR setelah masa jabatan rektor sebelumnya berakhir. Dengan pelantikan itu, kepemimpinan universitas secara resmi beralih kepada Prof. Bhayu Rhama untuk periode 2026–2030 sesuai hasil pemilihan rektor yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Baca Juga  Politisi Muda NasDem Evan Rahman Sahputra Siap Dampingi Wiyatno di Pilbup Kapuas

Bhayu sebelumnya terpilih sebagai Rektor UPR melalui Pemilihan Rektor (Pilrek) tahap akhir yang digelar di Aula Rahan UPR pada 1 Oktober 2026. Dalam pemilihan tersebut, ia memperoleh 37 suara dari total 63 suara yang merupakan gabungan suara anggota senat dan kementerian.

Hasil tersebut menempatkan Bhayu sebagai peraih suara terbanyak dengan mengungguli dua kandidat lainnya. Dr. Thea Farina Embang memperoleh 14 suara, sedangkan Prof. Dr. Liswara Neneng meraih 12 suara dalam pemilihan yang menentukan pimpinan UPR periode 2026–2030.

Proses Pilrek UPR sebelumnya telah melalui tahapan yang ditetapkan hingga menghasilkan perolehan suara terbanyak bagi Prof. Bhayu Rhama. Hasil pemilihan tersebut kemudian menjadi dasar bagi pelaksanaan pelantikan sebagai bagian dari rangkaian pergantian kepemimpinan di lingkungan UPR.

Komitmen untuk merangkul seluruh sivitas akademika juga telah disampaikan Bhayu setelah dirinya ditetapkan sebagai rektor terpilih. Ia menegaskan bahwa dua kandidat yang sebelumnya menjadi pesaing dalam Pilrek tetap memiliki ruang untuk bersama-sama berkontribusi dalam membangun dan mengembangkan UPR.

Baca Juga  Kalteng Raih Sebelas Emas Pada Pesparawi Nasional XIV

Dengan resmi dilantiknya Prof. Bhayu Rhama, tongkat kepemimpinan UPR periode 2026–2030 kini berada di bawah kepemimpinannya. Amanah tersebut sekaligus menjadi awal bagi Bhayu untuk memimpin salah satu perguruan tinggi negeri utama di Kalimantan Tengah dengan mengedepankan kebersamaan seluruh sivitas akademika. (Red/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts