HEADLINENASIONALPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Wapres Gibran Kenang Pengabdian Petugas Karhutla, Keselamatan Jadi Prioritas

11
×

Wapres Gibran Kenang Pengabdian Petugas Karhutla, Keselamatan Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menyampaikan penghormatan dan duka cita atas gugurnya petugas dalam menjalankan tugas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Ungkapan belasungkawa itu disampaikan Wapres saat melakukan kunjungan kerja meninjau penanganan karhutla di Kalteng, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat, Kamis (10/9/2026).

Di sela agenda tersebut, Wapres mendatangi kediaman almarhum Akhmad Rizani di Palangka Raya untuk menyampaikan duka cita secara langsung kepada keluarga.

Kehadiran Wapres menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian almarhum yang telah menjalankan tugas di tengah risiko penanganan karhutla. Pengorbanan para petugas di lapangan dinilai menjadi bagian penting dalam upaya melindungi masyarakat dari ancaman kebakaran dan dampaknya terhadap lingkungan.

“Saya menyampaikan duka cita mendalam, saya mohon maaf atas kejadian ini dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas jasa-jasa beliau dalam penanganan karhutla,” ungkap Wapres.

Tidak hanya menemui keluarga almarhum, Wapres juga berdialog dengan petugas pemadam karhutla yang masih menjalankan tugas di lapangan.

Baca Juga  Rizky Aditya Putra dan Abdul Hamid Terima BKWK dari NasDem untuk Maju di Pilkada Lamandau

Kepada mereka, Wapres menyampaikan apresiasi atas kerja keras dalam menghadapi kebakaran dan mengendalikan dampak yang ditimbulkan.

Wapres mengingatkan agar semangat menjalankan tugas tetap dibarengi dengan perhatian terhadap keselamatan dan kesehatan. Petugas diminta tidak mengabaikan penggunaan alat pelindung diri (APD) serta prosedur keselamatan ketika berada di lokasi penanganan karhutla.

“Terima kasih atas kerja keras Bapak Ibu dalam memadamkan titik api mulai dari awal terjadinya kebakaran. Bapak Ibu adalah ujung tombak pelaksana di lapangan. Mohon tetap jaga keselamatan dalam bekerja. Gunakan APD sesuai prosedur dan sebisa mungkin menjaga kesehatan,” tuturnya.

Menurut Wapres, penanganan karhutla membutuhkan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah dan seluruh unsur terkait tidak hanya dituntut mengendalikan titik api, tetapi juga memastikan masyarakat yang terdampak memperoleh perlindungan serta lingkungan tetap terjaga.

Kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas juga harus menjadi perhatian selama kondisi karhutla berlangsung. Perlindungan dan layanan yang sesuai kebutuhan perlu dipastikan agar dampak kebakaran tidak semakin berat bagi kelompok tersebut.

Baca Juga  GOW Kota Palangka Raya Tegaskan Komitmen Bangun Daerah Berkeadilan

Wapres juga meminta agar setiap langkah penanganan karhutla benar-benar disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Upaya pemadaman maupun penanganan dampak harus dilakukan secara terukur dan tepat sasaran, disertai komunikasi terbuka kepada masyarakat sehingga informasi mengenai situasi dan langkah pemerintah dapat diterima dengan jelas. (adv)

Facebook Comments Box
+ posts