HEADLINEPEMKAB BARITO UTARA

Disdagrin Barito Utara Perbarui Data Pelaku IKM

14
×

Disdagrin Barito Utara Perbarui Data Pelaku IKM

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Disdagrin Barito Utara melakukan pendataan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah.

MUARA TEWEH – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Barito Utara melakukan pendataan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memperbarui data sekaligus memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi pelaku usaha IKM di wilayah tersebut.

Pendataan lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan informasi mengenai keberadaan dan perkembangan IKM tetap sesuai dengan kondisi terkini. Data yang dihimpun mencakup sejumlah informasi terkait pelaku usaha, jenis usaha yang dijalankan, serta perkembangan kegiatan usaha di tingkat masyarakat.

Kepala Disdagrin Kabupaten Barito Utara, M. Mastur, mengatakan pemutakhiran data secara langsung diperlukan agar pemerintah daerah memiliki informasi yang benar mengenai kondisi IKM. Menurutnya, data faktual menjadi salah satu dasar dalam menentukan arah pembinaan dan pengembangan usaha.

“Pendataan ini kami lakukan agar data IKM di lapangan benar-benar sesuai kondisi faktual. Data yang akurat sangat mendasar bagi pemda dalam menentukan langkah pembinaan dan pengembangan usaha ke depan,” ujar Mastur di Muara Teweh, Selasa (22/9/2026).

Menurut Mastur, keberadaan IKM memiliki peran strategis dalam menopang aktivitas perekonomian daerah. Karena itu, pendataan tidak hanya dilakukan untuk melengkapi administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memahami kondisi dan kebutuhan pelaku usaha secara lebih nyata.

Baca Juga  Legislator DPRD Kalteng ini Berharap Program untuk Kalangan Pemuda dapat Ditingkatkan

Pemutakhiran data juga diperlukan untuk memastikan berbagai program pemerintah daerah dapat disusun berdasarkan kondisi dan kebutuhan pelaku IKM. Dengan data yang valid, kebijakan pembinaan maupun bentuk dukungan kepada pelaku usaha diharapkan dapat diarahkan secara lebih tepat sasaran.

Mastur menegaskan validitas data menjadi faktor penting dalam menentukan ketepatan sasaran program bantuan dan pendampingan. Informasi yang diperoleh dari lapangan akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai perkembangan usaha serta kebutuhan penguatan kapasitas pelaku IKM.

“Karena IKM memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian daerah, validitas data sangat menentukan ketepatan sasaran program bantuan maupun pendampingan. Hasil pendataan ini akan menjadi bahan pendukung untuk peningkatan kapasitas usaha dan daya saing produk lokal,” katanya.

Ia berharap pembaruan data tersebut dapat memberikan manfaat dalam penyusunan program pengembangan IKM di Kabupaten Barito Utara. Selain membantu pemerintah dalam menetapkan kebijakan, data yang akurat juga diharapkan dapat menjadi dasar untuk memperkuat kemampuan pelaku usaha dalam mengembangkan produk dan meningkatkan daya saing.

Baca Juga  Raperda Kebakaran Hutan Jadi Landasan Perlindungan Lingkungan

“Kami berharap IKM di Barito Utara dapat makin berkembang dan naik kelas,” pungkasnya.

Pendataan IKM di Kelurahan Melayu menjadi langkah untuk memperkuat basis informasi pemerintah daerah mengenai sektor usaha masyarakat. Dengan data yang diperbarui dan sesuai kondisi lapangan, pembinaan, peningkatan kapasitas, bantuan, serta pendampingan bagi pelaku IKM dapat disusun secara lebih terarah sesuai kebutuhan, sehingga pengembangan usaha lokal dapat terus diperkuat untuk mendukung perekonomian Barito Utara. (Red/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts