EKONOMI & BISNISHEADLINEKARHUTLANASIONALPEMKOT PALANGKA RAYA

Agustiar dan Pangdam Tanam Pohon Pulihkan Kawasan Bekas Karhutla

17
×

Agustiar dan Pangdam Tanam Pohon Pulihkan Kawasan Bekas Karhutla

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengikuti penanaman pohon di kawasan Camp Peat, Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, sebagai upaya pemulihan lahan pascakarhutla.

PULANG PISAU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama TNI memperkuat langkah rehabilitasi kawasan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui kegiatan penanaman pohon di kawasan Camp Peat, Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin sebagai bagian dari komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

“Penanganan karhutla tidak cukup hanya dilakukan saat kebakaran terjadi. Upaya pencegahan dan pemulihan lingkungan harus berjalan beriringan dengan melibatkan pemerintah serta masyarakat. Kami juga mengajak seluruh elemen untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan bersama-sama menjaga kelestarian hutan,” ujar Agustiar Sabran, baru-baru ini.

Menurut Gubernur, rehabilitasi kawasan terdampak menjadi langkah penting agar ekosistem dapat kembali pulih sekaligus mengurangi risiko terjadinya kebakaran pada masa mendatang. Penanaman pohon dinilai menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam memperkuat perlindungan lingkungan di Kalimantan Tengah.

Baca Juga  Desa Dambung Dipersoalkan, DPRD Kalteng Minta Pemerintah Segera Luruskan Status Wilayah

Kegiatan tersebut juga dihadiri Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin yang menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menjaga kawasan hutan dan lahan gambut agar tetap lestari sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara berkelanjutan.

Penanaman pohon dilaksanakan di kawasan yang sebelumnya terdampak karhutla sebagai simbol dimulainya proses pemulihan lingkungan. Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan berbagai pihak dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

“Upaya pemulihan lingkungan membutuhkan kepedulian dan komitmen bersama agar kawasan hutan tetap terjaga serta masyarakat terlindungi dari dampak kebakaran di masa mendatang,” kata Agustiar Sabran.

Selain memulihkan kawasan yang terdampak, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga hutan dan lahan gambut sebagai bagian dari kehidupan yang harus dilestarikan secara bersama-sama.

Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, TNI, serta berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat upaya rehabilitasi lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif dalam mencegah terjadinya karhutla pada masa mendatang.

Baca Juga  Lomba Fashion Show Meriahkan Penutupan Festival Palangka Raya 2025 Bertema Pesona Benang Bintik

Program penanaman pohon tersebut juga menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk menjaga kelestarian alam Kalimantan Tengah melalui langkah rehabilitasi yang terencana dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Melalui aksi penanaman pohon di Tumbang Nusa, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak berhenti pada proses pemadaman, tetapi juga harus disertai pemulihan ekosistem agar lingkungan tetap lestari dan memberi manfaat bagi generasi mendatang. (Red/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts