HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Program Makan Bergizi Gratis Perkuat Ekonomi Dan Ketahanan Pangan

147
×

Program Makan Bergizi Gratis Perkuat Ekonomi Dan Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Pj Sekda Kota Palangka Raya Arbert Tombak.

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan dukungan penuh terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya memperbaiki gizi masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi daerah.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, menyampaikan komitmen tersebut usai memimpin rapat pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penyelenggaraan Program MBG di Ruang Peteng Karuhei I Kantor Wali Kota Palangka Raya.

“Program MBG ini secara tidak langsung mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, sekaligus memperkuat ketahanan pangan,” ujar Arbert, Senin (8/9/2025).

Ia menekankan bahwa program MBG tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, melainkan juga memberi multiplier effect terhadap perekonomian lokal.

Baca Juga  Atas Pertimbangan Predikat Tidak Sehat, OJK Cabut Izin Usaha PT Rindang Sejahtera Finance

Menurutnya, program ini membuka peluang bagi keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung rantai pasok pangan yang sehat dan terjangkau.

Pembentukan Satgas MBG sendiri merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 400.5.7/4072/SJ tentang percepatan penyelenggaraan program MBG di daerah.

Arbert menilai, keberadaan Satgas sangat penting sebagai bentuk koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan program berjalan efektif.

“Peran satgas ini adalah untuk memonitoring serta memastikan koordinasi dan pelaksanaan program MBG dapat berjalan efektif,” jelasnya.

Ia menyebutkan, Satgas MBG tingkat provinsi akan diketuai pejabat yang ditunjuk gubernur, sedangkan untuk tingkat kabupaten/kota ditunjuk oleh bupati/wali kota.

Baca Juga  Faridawaty Ajak Generasi Muda Kalteng Kobarkan Semangat Persatuan di Era Digital

“Keanggotaannya terdiri atas perangkat daerah, instansi lain sesuai kebutuhan, serta koordinator program MBG di provinsi maupun kabupaten/kota,” tandas Arbert. (Red/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts