HEADLINEPEMKAB BARITO UTARAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Disdik Barito Utara Cek Langsung Sarpras SD Muara Inu

6
×

Disdik Barito Utara Cek Langsung Sarpras SD Muara Inu

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Dinas Pendidikan bersama Inspektorat Barito Utara melakukan monitoring dan evaluasi kondisi sarana dan prasarana SD Negeri 2 Muara Inu (Kareho) dan SD Kunjung.

MUARA TEWEH – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Barito Utara bersama Inspektorat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap kondisi sarana dan prasarana (sarpras) di SD Negeri 2 Muara Inu (Kareho) dan SD Kunjung. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi fasilitas pendidikan di kedua sekolah berdasarkan fakta lapangan.

Monev dilakukan sebagai tindak lanjut atas informasi mengenai kondisi fasilitas pendidikan yang sebelumnya beredar melalui media sosial. Tim gabungan turun langsung ke sekolah untuk memeriksa kondisi sarpras, memverifikasi informasi yang diterima, sekaligus menghimpun data terkait kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.

Langkah tersebut dinilai penting agar setiap informasi dan aspirasi masyarakat mengenai pelayanan pendidikan dapat ditindaklanjuti berdasarkan kondisi yang sebenarnya. Pemeriksaan secara langsung juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperoleh gambaran objektif sebelum menentukan langkah penanganan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, M. Iman Topik, mengatakan informasi yang disampaikan masyarakat, termasuk melalui media sosial, tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, pengecekan lapangan diperlukan agar informasi tersebut dapat diverifikasi dan kebutuhan sekolah dapat dipetakan secara lebih jelas.

Baca Juga  Pemprov Kalteng Luncurkan Program Strategis Pendidikan Bersama Perguruan Tinggi

“Informasi dari masyarakat, termasuk di media sosial, menjadi perhatian kami. Pengecekan langsung ini penting agar kita memperoleh gambaran objektif mengenai kondisi dan kebutuhan sekolah,” ujar Iman Topik di Muara Teweh, Selasa (22/9/2026).

Ia menjelaskan, hasil monitoring dan evaluasi akan menjadi bahan bagi Disdik dan pihak terkait untuk menilai kondisi sarana dan prasarana di kedua sekolah. Data hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya dapat digunakan dalam proses evaluasi kebutuhan serta penyusunan langkah penanganan.

Menurut Iman, verifikasi langsung juga diperlukan untuk menentukan skala prioritas. Setiap kebutuhan sekolah akan dilihat berdasarkan kondisi faktual, tingkat urgensi, ketentuan yang berlaku, serta kemampuan daerah dalam melakukan penanganan.

Dengan demikian, tindak lanjut terhadap kondisi sarpras tidak hanya berdasarkan informasi yang beredar, tetapi mengacu pada data yang telah diperiksa di lapangan. Pendekatan tersebut diharapkan membuat setiap keputusan pemerintah daerah memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga  Jelang HUT RI Ke-79 Tahun, Bank Indonesia Bersama Kemenkes RI dan Pemprov Kalteng Ajak Masyarakat 'Hayu Maja PTB 2024'

“Kami ingin memastikan setiap masalah terdata dengan baik, sehingga keputusan atau langkah selanjutnya benar-benar tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Monev di SD Negeri 2 Muara Inu (Kareho) dan SD Kunjung menjadi bagian dari upaya Disdik Barito Utara memastikan aspirasi masyarakat terkait fasilitas pendidikan mendapat perhatian berdasarkan fakta. Hasil pendataan dan verifikasi lapangan diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan prioritas penanganan sarpras, sehingga kebutuhan sekolah dapat ditindaklanjuti secara terarah sesuai ketentuan dan kemampuan daerah. (Red/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts