HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Proyek Infrastruktur Jalan di Palangka Raya Capai 40 Persen

167
×

Proyek Infrastruktur Jalan di Palangka Raya Capai 40 Persen

Sebarkan artikel ini

PALANGKARAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mempercepat penyelesaian berbagai proyek infrastruktur jalan pada tahun anggaran 2025. Hingga awal Agustus, progres fisik pembangunan telah mencapai sekitar 40 persen.

Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya melalui Kepala Bidang Bina Marga, Filamri, optimistis seluruh pekerjaan akan selesai tepat waktu, sesuai target yang ditetapkan pada November 2025.

“Dari total pekerjaan, sekitar 40 persen telah selesai. Kami menargetkan semua proyek dapat diselesaikan paling lambat pada November tahun ini,” ujarnya, belum lama ini.

Pembangunan infrastruktur jalan tahun ini mencakup puluhan ruas di kawasan strategis kota, meliputi peningkatan aspal, pengerasan agregat, hingga betonisasi.

Baca Juga  DPRD Kalteng Terima Aspirasi Warga Sei Kayu, Lahan Terendam Lumpur dan CSR Kontraktor Dipertanyakan

Beberapa ruas prioritas antara lain Jalan Badak, Mahir Mahar V, Tingang, Bhayangkara Raya, Pangeran Samudera, serta kawasan Menteng, Lewu Tatau, dan Rajawali.

Selain itu, juga ada penanganan jalan lingkungan seperti Jalan Sakan, Pelatuk I, Gurame Asri, dan G. Obos VI Gang 15. Perbaikan dilakukan menggunakan metode beton dan agregat untuk memperkuat akses di kawasan padat penduduk.

Filamri menuturkan, pihaknya turut melaksanakan pemeliharaan rutin pada ruas Takaras–Mungku Baru Km. 79, serta membangun akses jalan menuju Bereng Bengkel dan turap batu di lokasi rawan longsor.

“Progres pekerjaan terus kami pantau ketat agar tidak ada keterlambatan. Saat ini beberapa ruas sudah mulai memasuki tahap akhir pengerjaan,” jelasnya.

Baca Juga  Mahasiswa Agribisnis UPR Dibekali Bimtek Skripsi

Dinas PUPR juga mengimbau masyarakat mendukung kelancaran pekerjaan dengan tidak mengganggu area proyek dan berhati-hati saat melintasi lokasi pembangunan.

“Kami mohon dukungan masyarakat, karena pembangunan ini bertujuan memperkuat konektivitas kota dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” tandas Filamri. (Red/Adv)

+ posts