HEADLINENASIONALPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Rumah Oksigen Jadi Respons Dampak Asap Karhutla Kalteng

9
×

Rumah Oksigen Jadi Respons Dampak Asap Karhutla Kalteng

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah tidak hanya diarahkan pada pengendalian titik api, tetapi juga mencakup perlindungan terhadap masyarakat yang terdampak asap. Hal tersebut terlihat dari hadirnya Pos Pelayanan Kesehatan dan Rumah Oksigen di Kelurahan Petuk Ketimpun, Kota Palangka Raya, sebagai bagian dari respons terhadap kondisi warga akibat paparan asap karhutla.

Kepala Bidang Perlindungan dan KSDAE Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Fritno, mengatakan keberadaan Rumah Oksigen menjadi langkah positif karena penanganan karhutla harus dilakukan secara bersamaan dengan upaya melindungi kesehatan masyarakat. Menurutnya, dampak kebakaran tidak berhenti pada kerusakan kawasan hutan dan lingkungan, tetapi juga dapat dirasakan langsung oleh warga, khususnya ketika asap menyelimuti permukiman, baru-baru ini.

“Ketika terjadi Karhutla, dampaknya bukan hanya terhadap kawasan hutan dan lingkungan, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama akibat asap. Karena itu, pelayanan kesehatan dan Rumah Oksigen menjadi bagian penting dalam membantu warga,” kata Fritno.

Program yang digagas Karang Taruna Provinsi Kalimantan Tengah melalui Satgas Tanggap Bencana Karhutla tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang berada di wilayah terdampak asap. Kehadiran fasilitas itu sekaligus memperkuat upaya penanganan karhutla dari sisi kesehatan, sehingga masyarakat memiliki tempat untuk mendapatkan pelayanan ketika kualitas udara memburuk akibat asap.

Baca Juga  Inovasi LPPM UPR Ubah Kulit Semangka Jadi Produk Bernilai

“Sinergi antarpihak menjadi salah satu kekuatan dalam menghadapi Karhutla. Pemerintah, aparat, relawan, organisasi kepemudaan, tenaga kesehatan dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam menghadapi kondisi tersebut,” ujarnya.

Fritno menyebut penanganan karhutla di lapangan tetap harus disertai langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar. Dalam kondisi cuaca kering, masyarakat diingatkan untuk menghindari aktivitas pembakaran lahan karena tindakan tersebut berpotensi memicu kebakaran dan memperburuk kondisi asap di lingkungan sekitar.

“Pencegahan tetap menjadi kunci. Jangan sampai aktivitas pembakaran lahan justru memicu kebakaran yang lebih luas dan kemudian berdampak terhadap kesehatan masyarakat,” kata Fritno.

Peluncuran Rumah Oksigen tersebut juga diikuti dengan peninjauan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah ke lokasi serta interaksi bersama masyarakat. Dalam kegiatan itu, warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis dan pembagian vitamin sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat di tengah kondisi yang berpotensi terdampak asap karhutla.

Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah menilai keberadaan Pos Pelayanan Kesehatan dan Rumah Oksigen menunjukkan bahwa penanganan karhutla dapat dilakukan secara lebih menyeluruh. Upaya tersebut tidak hanya berorientasi pada pemadaman api, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesehatan dan kebutuhan masyarakat yang berada di wilayah terdampak.

Baca Juga  Lomba Bagarakan Sahur Perkuat Kebersamaan Masyarakat Barito Selatan

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan yang tersedia ketika membutuhkan pemeriksaan kesehatan, terutama apabila kualitas udara memburuk akibat asap Karhutla,” tuturnya.

Di tengah musim kemarau dan potensi ancaman karhutla yang masih perlu diwaspadai, Fritno menegaskan keterlibatan masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam pencegahan dan penanganan kebakaran. Kesadaran untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api dinilai dapat membantu mempercepat penanganan sebelum api berkembang lebih luas. “Pencegahan dan kepedulian bersama sangat diperlukan agar Karhutla tidak berkembang dan dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan,” tandas Fritno. (Red/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts